RUPSLB Astra Setujui Rencana Buyback Saham Rp8 Triliun

Gedung Astra Internasional.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Mohammad Yudha Prasetya

Jakarta, VIVA – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Astra International Tbk (ASII) menyetujui untuk melaksanakan pembelian kembali (buyback) saham dengan nilai maksimal Rp8 triliun. Persetujuan tersebut menjadi salah satu agenda utama yang diputuskan dalam rapat.

img_title Harga Emas Hari Ini 3 September 2025: Antam Kinclong, Produk Global Bervariasi

Buyback akan dilaksanakan mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 29 Tahun 2023 dengan nilai pembelian kembali paling banyak Rp8 triliun. Nilai tersebut belum termasuk biaya perantara pedagang efek maupun biaya lain yang timbul selama proses pelaksanaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Presiden Direktur Astra, Rudy, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemegang saham dan para pemangku kepentingan yang selama ini memberikan dukungan terhadap kinerja perseroan.

img_title Harga Emas Hari Ini 2 September 2026: Produk Antam Anjlok, Global Bervariasi

"Terima kasih kepada seluruh stakeholders atas dukungan penuh yang telah diberikan selama ini," ujar Rudy dalam keterangan resminya, Senin, 20 Juli 2026.

Selain menyetujui program buyback, pemegang saham juga memberikan kuasa kepada Direksi Astra untuk menjalankan seluruh langkah yang diperlukan dalam pelaksanaannya, termasuk menetapkan harga pembelian kembali saham sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

img_title Harga Emas Hari Ini 1 September 2026: Produk Antam Melorot, Global Bervariasi

Dalam RUPSLB yang sama, pemegang saham juga menyetujui pengalihan sebagian saham treasury hasil program buyback periode ketiga yang berlangsung pada 16 Maret hingga 15 Juni 2026. Jumlah saham yang akan dialihkan maksimal 100 juta lembar dan digunakan untuk pelaksanaan Management Stock Ownership Program (MSOP) atau program kepemilikan saham bagi jajaran manajemen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui keputusan tersebut, Komite Nominasi dan Remunerasi diberi kewenangan menetapkan harga pelaksanaan pengalihan saham sekaligus menentukan besaran kewajiban pembayaran yang harus dipenuhi manajemen peserta program. Sementara itu, Direksi juga memperoleh mandat untuk menyelesaikan seluruh proses administratif maupun tindakan lain yang diperlukan agar pelaksanaan MSOP berjalan sesuai ketentuan.

Program kepemilikan saham bagi manajemen merupakan salah satu skema insentif jangka panjang yang lazim diterapkan perusahaan terbuka. Melalui mekanisme tersebut, kepentingan manajemen diharapkan semakin selaras dengan kepentingan pemegang saham dalam meningkatkan nilai perusahaan secara berkelanjutan.

Dirut BTN Nixon LP Napitupulu.

RUPSLB BTN Rombak Jajaran Direksi, Nixon Napitupulu Tetap Jabat Dirut

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menyepakati perubahan pada lima direksi dari total 12 anggota direksi perseroan.

img_title
VIVA.co.id
4 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut