Emas vs Perak, Mana yang Layak Dibeli di 2026? Simak Perbandingannya

Ilustrasi Emas dan Perak
Sumber :
  • Mint

VIVA – Investasi logam mulia masih menjadi salah satu pilihan favorit masyarakat untuk menjaga nilai kekayaan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Selama bertahun-tahun, emas dikenal sebagai aset yang relatif aman ketika inflasi meningkat maupun pasar keuangan bergejolak. 

img_title Bahlil Ungkap 5 IUP Memiliki Cadangan Rp5.400 Triliun: Ada di NTB, Juga Papua

Namun, dalam beberapa waktu terakhir, perak juga mulai mencuri perhatian karena dinilai memiliki prospek cerah seiring meningkatnya kebutuhan industri teknologi dan energi bersih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Memasuki 2026, banyak investor mulai membandingkan investasi emas dan perak untuk menentukan instrumen yang paling sesuai dengan tujuan keuangan mereka. Meski sama-sama termasuk logam mulia, keduanya memiliki karakteristik yang berbeda, mulai dari potensi keuntungan, tingkat risiko, hingga faktor yang memengaruhi pergerakan harganya. 

img_title Harga Emas Antam Hari Ini Rp 2,540 Juta per Gram, Buyback Rp 2,355 Juta

Agar tidak salah memilih, berikut perbandingan investasi emas dan perak, sebagaimana dihimpun dari Investing, Jumat, 24 Juli 2026. 

1. Fungsi utama sebagai instrumen investasi

img_title Satgas PKH Cabut Izin Tambang Emas Ilegal di Nabire Papua, 3.500 Hektare Kembali ke Negara

Emas selama ini dikenal sebagai aset pelindung nilai atau safe haven. Ketika kondisi ekonomi tidak menentu, inflasi meningkat, atau terjadi ketegangan geopolitik, harga emas cenderung tetap stabil bahkan mengalami kenaikan karena banyak investor mengalihkan dana ke aset yang dianggap lebih aman.

Sementara itu, perak memiliki fungsi ganda. Selain menjadi instrumen investasi, logam ini juga digunakan secara luas dalam berbagai sektor industri, seperti panel surya, kendaraan listrik, elektronik, hingga teknologi modern. Sebab itu, harga perak tidak hanya dipengaruhi oleh sentimen pasar, tetapi juga oleh permintaan industri.

2. Potensi keuntungan

Jika dibandingkan dari sisi potensi kenaikan harga, perak dinilai memiliki peluang memberikan imbal hasil yang lebih tinggi dibandingkan emas. Hal ini karena harga perak cenderung bergerak lebih agresif ketika permintaan industri meningkat.

Di sisi lain, emas menawarkan pertumbuhan harga yang lebih stabil. Meskipun kenaikannya tidak selalu sebesar perak, emas tetap menjadi pilihan utama bagi investor yang mengutamakan keamanan aset dalam jangka panjang.

3. Tingkat risiko investasi

Salah satu perbedaan terbesar antara emas dan perak adalah tingkat volatilitasnya. Harga emas relatif lebih stabil sehingga risikonya lebih rendah dibandingkan perak. 

Sebaliknya, harga perak dapat mengalami kenaikan maupun penurunan dalam waktu yang lebih cepat. Pergerakan tersebut dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global, aktivitas manufaktur, hingga permintaan dari berbagai sektor industri.

Karena itu, investor dengan profil risiko konservatif umumnya lebih memilih emas, sedangkan investor yang siap menghadapi fluktuasi harga lebih tertarik berinvestasi pada perak.

4. Faktor yang memengaruhi harga

Harga emas umumnya dipengaruhi oleh inflasi, kebijakan suku bunga bank sentral, nilai tukar dolar Amerika Serikat, pembelian bank sentral, serta kondisi geopolitik dunia.

Sementara itu, harga perak selain dipengaruhi faktor ekonomi makro juga sangat bergantung pada perkembangan industri. Peningkatan produksi kendaraan listrik, panel surya, hingga perangkat elektronik dapat mendorong permintaan perak sehingga harganya ikut meningkat.

5. Prospek investasi pada 2026

Banyak analis memperkirakan emas masih memiliki prospek positif pada 2026 karena ketidakpastian ekonomi global diperkirakan belum sepenuhnya mereda. Kondisi tersebut membuat emas tetap menjadi aset yang diminati sebagai pelindung nilai.

Di sisi lain, prospek perak juga dinilai sangat menarik. Permintaan dari sektor energi terbarukan, kecerdasan buatan, kendaraan listrik, dan industri elektronik diperkirakan terus meningkat. Jika tren tersebut berlanjut, harga perak berpotensi tumbuh lebih cepat dibandingkan emas.

Mana yang lebih cocok untuk Anda?

Pilihan antara emas dan perak sebaiknya disesuaikan dengan tujuan investasi serta profil risiko masing masing. Jika Anda mengutamakan keamanan, kestabilan nilai aset, dan investasi jangka panjang, emas menjadi pilihan yang lebih tepat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebaliknya, jika Anda mengejar potensi keuntungan yang lebih besar dan siap menghadapi fluktuasi harga yang lebih tinggi, perak dapat menjadi alternatif yang layak dipertimbangkan. Bahkan, tidak sedikit investor yang memilih memiliki keduanya sebagai bagian dari strategi diversifikasi portofolio agar potensi keuntungan dan tingkat risiko dapat lebih seimbang.

Baik emas maupun perak diperkirakan tetap menjadi instrumen investasi yang menarik sepanjang 2026. Emas menawarkan stabilitas, perlindungan terhadap inflasi, serta risiko yang lebih rendah. Sementara itu, perak memiliki peluang kenaikan harga yang lebih tinggi karena didukung permintaan industri yang terus berkembang. Jadi, apa pilihan Anda?

Polisi mengamankan satu unit alat berat jenis ekskavator yang sebelumnya ditemukan dari lokasi penambangan emas ilegal

Diduga Danai Tambang Emas Ilegal di Aceh, Seorang Pria Akhirnya Ditahan Polisi

Seorang pria berinisial UT ditahan Satreskrim Polres Nagan Raya, Polda Aceh, terkait dugaan aktivitas penambangan emas tanpa izin di Desa Tuwi Meulesong, Nagan Raya.

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut