Transformasi BUMN Dimulai, Danantara Pastikan Sejumlah Perusahaan Siap IPO

COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria (tengah)
Sumber :
  • dok Jasa Marga

"Jadi tahun pertama ini kan kita tadi dengan bantuan Pak Purbaya tadi, tematik tahun ini kan ada seluruh perusahaan itu konsolidasi. Jadi konsolidasi dan restrukturisasi," ungkap Dony.

img_title Rosan Berharap Danantara Housing Expo 2026 Bisa Perluas Akses Masyarakat untuk Punya Rumah

Melalui proses tersebut, pemerintah ingin memastikan setiap BUMN memiliki fondasi yang lebih kuat sebelum memasuki tahap pengembangan berikutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fokus Perkuat SDM dan Budaya Perusahaan

img_title Integrasi 3 Layanan Jasa Marga Tingkatkan Pelayanan ke Masyarakat Disorot Danantara

Setelah proses konsolidasi dan restrukturisasi selesai, transformasi akan berlanjut pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) serta penyempurnaan tata kelola perusahaan.

Dony menjelaskan penguatan aspek people development dan corporate culture menjadi salah satu prioritas agar perusahaan pelat merah memiliki organisasi yang lebih adaptif dan mampu menghadapi tantangan bisnis.

img_title 141 Ribu Rusun Subsidi Bakal Dibangun di Meikarta, Ini Gambaran Unit untuk MBR

Perbaikan kualitas SDM dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung daya saing BUMN, terutama ketika nantinya perusahaan telah menjadi emiten di pasar modal.

Selain itu, pembenahan budaya perusahaan juga diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan profesionalisme di lingkungan BUMN.

Pemanfaatan AI Jadi Bagian Transformasi

Tahap berikutnya dalam transformasi BUMN adalah mendorong inovasi melalui pemanfaatan teknologi. Salah satu fokus yang akan dikembangkan adalah implementasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam operasional perusahaan.

Menurut Dony, penggunaan teknologi menjadi bagian penting dalam meningkatkan efisiensi, mempercepat proses bisnis, serta memperkuat daya saing perusahaan pelat merah di tengah perkembangan industri yang semakin dinamis.

Penerapan AI juga diharapkan mampu mendukung pengambilan keputusan bisnis yang lebih efektif sekaligus mempercepat transformasi digital di lingkungan BUMN.

Target Kinerja Global Setelah IPO

Setelah seluruh tahapan transformasi tersebut dijalankan, barulah BP BUMN dan Danantara akan mendorong perusahaan-perusahaan pelat merah untuk melaksanakan IPO.

Langkah tersebut dipandang sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan nilai perusahaan sekaligus memperluas akses pendanaan melalui pasar modal.

Dony menambahkan, setelah proses IPO dan transformasi selesai, pemerintah akan menetapkan target yang lebih tinggi bagi BUMN.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada tahun kelima, perusahaan-perusahaan pelat merah akan diarahkan untuk mencapai standar kinerja global agar mampu bersaing dengan perusahaan internasional.

"Kemudian yang terakhir nanti baru kita menjadikan itu potential target yang lebih tinggi lagi," tutup Dony.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut