Bertemu Prabowo di Hambalang, Bos Pertamina Bawa Kabar Terbaru soal B50 dan Bioetanol

Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina, Simon Aloysius
Sumber :
  • Yeni Lestari/VIVA

Jakarta, VIVA – Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri bertemu Presiden Prabowo Subianto di kediaman pribadi Prabowo di Hambalang, Jawa Barat, Minggu sore.

img_title Prabowo Bidik Penyaluran Kredit Rakyat Rp400 Triliun pada 2027, Kelompok Petani hingga Nelayan jadi Sasaran

Dalam pertemuan tersebut, Simon melaporkan perkembangan Program Mandatori B50 yang telah diluncurkan Prabowo pada Juli 2026. Selain itu, Simon juga menyampaikan kesiapan infrastruktur yang tengah dilakukan dalam tahapan persiapan mandatori bioetanol oleh pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Informasi mengenai pertemuan tersebut disampaikan melalui keterangan resmi yang diunggah akun @sekretariat.kabinet. Keterangan itu dikutip pada Senin, 10 Agustus 2026.

img_title Strategi Pertamina Jaga Ketersediaan BBM: Tambah Pasokan hingga Jam Operasional SPBU

"Dirut Pertamina melaporkan kemajuan dari Program Mandatori B50 (Biodiesel 50%) yang telah diluncurkan Presiden Prabowo bulan Juli lalu serta kesiapan infrastruktur dalam tahapan persiapan mandatori Bioethanol oleh Pemerintah," demikian keterangan resmi tersebut.

Simon Laporkan Perkembangan Program B50

img_title Danantara Sudah Tutup 364 BUMN, Rosan Roeslani: Target Akhir Tahun 700 Perusahaan

Pertemuan antara Simon dan Prabowo menjadi kesempatan bagi Direktur Utama Pertamina untuk menyampaikan perkembangan pelaksanaan Program Mandatori B50.

Program B50 merupakan program penggunaan biodiesel dengan campuran 50 persen bahan bakar nabati. Program tersebut sebelumnya telah diluncurkan oleh Presiden Prabowo pada Juli 2026.

Dalam pertemuan di Hambalang, perkembangan program tersebut menjadi salah satu hal yang dilaporkan Simon kepada Prabowo.

Selain perkembangan B50, Simon juga melaporkan kesiapan infrastruktur yang berkaitan dengan tahapan persiapan mandatori bioetanol oleh pemerintah.

Laporan tersebut mencakup kesiapan infrastruktur yang diperlukan dalam proses persiapan pelaksanaan mandatori bioetanol. Dengan demikian, pembahasan dalam pertemuan tidak hanya mencakup perkembangan program B50 yang telah diluncurkan, tetapi juga persiapan untuk program bioetanol.

Prabowo Perintahkan Birokrasi Pertamina Dipangkas

Dalam pertemuan itu, Prabowo juga memberikan arahan mengenai struktur birokrasi di Pertamina.

Presiden memerintahkan agar lapisan birokrasi serta anak cucu perusahaan di lingkungan Pertamina dikurangi. Arahan tersebut menjadi bagian dari upaya untuk membuat proses pengambilan keputusan di perusahaan menjadi lebih cepat.

Pesan serupa juga disampaikan Prabowo kepada PT PLN (Persero) dan BUMN lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemangkasan lapisan birokrasi tersebut ditujukan untuk mempercepat pengambilan keputusan. Selain itu, langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga efisiensi di seluruh BUMN.

"Pemangkasan ditujukan agar pengambilan keputusan menjadi lebih cepat, produktivitas lebih meningkat, dan efisiensi seluruh BUMN lebih terjaga," tulis keterangan resmi Sekretariat Kabinet.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut