SPBU Shell Diakuisisi 100 Persen oleh SEFAS Group, Bakal Jadi Apa?

SPBU Shell Tanjung Barat, Jakarta Selatan.
Sumber :
  • Dok: Shell Indonesia

Jakarta, VIVA – Bisnis Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Shell di Indonesia resmi diakuisisi 100 persen oleh SEFAS Group. Hal itu dilakukan dengan tetap tunduk pada persetujuan regulator dan persyaratan umum lainnya.

img_title Libatkan Operator SPBU, Sindikat Penimbun BBM Pertalite di Bali Raup Omzet Rp75 Juta per Bulan

CEO SEFAS Group Ricky Roesli mengungkapkan, pihaknya akan melanjutkan proses untuk mengakuisisi kepemilikan penuh atas bisnis tersebut, dengan penyelesaian transaksi yang diperkirakan berlangsung tahun ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sebagai distributor pelumas Shell terbesar di Indonesia, SEFAS bangga dapat mengambil langkah bisnis berikutnya, dan mendukung pertumbuhan masa depan sektor ritel energi Indonesia," kata Ricky dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, 20 Agustus 2026.

img_title Punya Usaha Kecil? Ini 5 Cara agar Bisnis UMKM Makin Dikenal dan Dilirik Konsumen

Dia mengatakan bahwa prioritas utama perusahaan adalah memastikan proses transisi berjalan lancar dengan tetap menjaga kegiatan operasional yang aman dan andal.

Ricky mengatakan pelanggan akan tetap melihat merek Shell di Indonesia melalui skema lisensi merek, dengan kesinambungan layanan bagi pelanggan, karyawan dan mitra.

img_title Anggota DPR Minta Distribusi BBM di Bali Harus Terpenuhi Agar Tak Ganggu Sektor Pariwisata

"Kepemilikan lokal memberikan landasan yang kuat bagi fase pengembangan bisnis selanjutnya. Ambisi kami adalah membangun salah satu bisnis ritel energi yang paling terpercaya dan berkelanjutan di Indonesia, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi negara serta kebutuhan energi yang terus berkembang." ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Presiden Direktur Shell Indonesia Andri Pratiwa menjelaskan bahwa SEFAS merupakan mitra yang telah lama bekerja sama dengan Shell di Indonesia dan memiliki pemahaman mendalam mengenai pasar lokal.

"Selain itu kebutuhan pelanggan, serta jaringan yang telah terbangun kuat untuk mendukung fase pertumbuhan bisnis berikutnya," katanya menambahkan. (Ant)

Ilustrasi wellness.

Gaya Hidup Sehat Buka Peluang Bisnis di Industri Wellness

Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keseimbangan antara aktivitas, kesehatan, dan waktu beristirahat semakin berkembang. Hal ini juga buka peluang bisnis

img_title
VIVA.co.id
26 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut