Geber Pompanisasi, Mentan Amran Pastikan Petani Karawang Tetap Menanam Meski Kemarau

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman
Sumber :
  • Antara

Jakarta, VIVA – Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman memastikan, petani di Karawang, Jawa Barat, bakal tetap menanam meski musim kemarau, melalui optimalisasi pompa air dan pemanfaatan sumber air.

img_title Peran 5 Tersangka Korupsi KPR di Karawang Terungkap! Modusnya Bikin Kaget

Hal itu diungkapkannya saat meninjau upaya pompanisasi sawah di Karawang, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami sidak. Melihat langsung, apa benar pomba sudah dipasang. Apa benar yang kekeringan ini sudah dipasang pompa, ternyata benar (pompa sudah dipasang)," kata Mentan di Karawang, Senin, 31 Agustus 2026.

img_title Kejari Karawang Jerat Tersangka Kelima Korupsi KPR, Diduga Terlibat Manipulasi Dokumen

Mentan Amran.

Photo :
  • Antara.

Amran pun turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke areal persawahan di Kabupaten Karawang. Sidak dilakukan untuk memastikan petani tetap dapat menanam dan berproduksi, meski menghadapi musim kemarau.

img_title Kasus Korupsi KPR di Karawang, Kejaksaan Sita Rp42,5 M dari Rekening Pengembang Perumahan

Dalam kunjungannya, Mentan mengecek langsung kondisi lahan, ketersediaan air, serta pemasangan dan pemanfaatan pompa untuk mengairi sawah. Dia menemukan sumber air di sekitar lahan masih tersedia, bahkan melimpah. Namun sebagian sawah belum terairi secara optimal.

Mentan menegaskan, kondisi tersebut harus segera ditangani. Air yang tersedia harus dialirkan ke lahan, agar petani tidak kehilangan kesempatan tanam pada musim kemarau.

“Ada dua, kita kirim pompa karena kekeringan. Ada juga karena tidak bisa tanam seperti sekarang. Ada air, air melimpah, tetapi di sini tidak bisa tanam. Hari ini kita bisa tanam, sebelah sudah tanam,” ujar Amran.

Menurutnya, sidak tersebut penting untuk memastikan program pemerintah benar-benar berjalan dan bantuan yang diberikan tepat sasaran serta dimanfaatkan di lapangan.

“Makanya terima kasih kepada jajaran. Kita cek langsung, jangan dicek dari Jakarta,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Amran mengatakan, optimalisasi sumber air melalui pompanisasi, menjadi salah satu langkah pemerintah untuk menjaga pertanaman tetap berjalan sepanjang tahun. Lahan yang sebelumnya hanya dapat ditanami dua kali ditargetkan dapat ditingkatkan menjadi tiga kali tanam.

“Ini harus kita resonansikan ke seluruh Indonesia. Dulu tanam dua kali, bisa tiga kali. Nanti kita sisir seluruh Jawa dan luar Jawa. Kita sisir semua yang ada sumber air, kita pasangkan pompa,” ujarnya. (Ant).

Penyidik mengawal oknum pejabat salah satu bank Himbara yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyaluran KPR

Pejabat Bank Jadi Tersangka, Diduga Terima Rp1,4 Miliar untuk Lancarkan KPR di Karawang

Kasus dugaan korupsi penyaluran KPR di Karawang kini menyeret pihak dari internal bank. Kejari Karawang menetapkan DMP, seorang pejabat Bank Himbara sebagai tersangka.

img_title
VIVA.co.id
8 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut