Harga Daging Sapi Tembus Rp170 Ribu per Kilogram

Sarah, salah seorang pedagang daging sapi di Pasar Kebon Roek, Kota Mataram, NTB.
Sumber :
  • Antara.

Jakarta, VIVA – Harga daging sapi segar kelas super di pasar tradisional Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengalami kenaikan drastis. Nilainya bahkan hingga dibanderol menyentuh angka Rp170.000 per kilogram. 

img_title Harga Beras dan Telur hingga Daging Ayam Kompak Menurun, Cek Daftar Komoditas Lainnya

Sarah, salah satu pedagang daging sapi di Pasar Kebon Roek, Kota Mataram, mengatakan, kenaikan harga daging kelas premium yang mencapai Rp170.000 per kilogram terjadi sejak dua minggu terakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kenaikan ini terjadi karena tingginya permintaan sejak masuknya bula Maulid Nabi Muhammad SAW, sementara stok terbatas," kata Sarah dikutip Kamis, 3 September 2026.

img_title Rupiah Menguat ke Rp 17.605 di Tengah Tekanan Harga Minyak Dunia terhadap Ketahanan Fiskal RI

Dia mengungkapkan, biasanya harga daging sapi super berkisar Rp155.000-Rp160.000 per kilogram. Karena mahal, katanya, dia jarang membawa yang kelas super murni dan sebagai alternatif, daging kelas super dicampur dengan daging kelas satu supaya ada untung sedikit dan pembeli tidak kabur.

Selain kualitas premium, harga daging sapi kualitas lainnya seperti daging campuran kelas 3 berada pada kisaran fluktuatif antara Rp90.000 hingga Rp100.000 per kilogram. Sedangkan, untuk daging kualitas kelas dua harganya Rp130.000-Rp140.000 per kilogram

img_title Mau Keyboard Gaming yang Bisa Dipakai Bertahun-tahun? Ini Daftar Harga dan Spesifikasinya

"Daging yang saya jual setiap hari merupakan daging sapi segar, bukan daging beku. Kalau daging beku, peminatnya kurang," katanya.

Tingginya harga itu, katanya, berdampak pada pasokan dan penjualan harian. Stok daging yang dibawa pedagang kini tidak menentu, berkisar antara 10 hingga 15 kilogram per hari.

"Penjualan tidak keruan. Kalau lagi ramai bisa habis, tapi kalau sepi kadang masih tersisa 6 sampai 7 kilogram,"  katanya. 

Menyikapi hal itu, Asisten II Bidang Perekonomian Setda Kota Mataram H Miftahurrahman tidak menampik terhadap kenaikan harga tersebut. 

Dari hasil pantauan ke beberapa pasar tradisional seperti di Pasar Mandalika dan Kebon Roek, harga daging sapi saat ini berada di kisaran Rp150.000 per kilogram hingga Rp170.000 kilogram akibat terbatasnya stok sapi potong dan peningkatannya permintaan pasar karena adanya perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. 

Selama bulan Maulid, warga di Kota Mataram secara bergantian merayakan Maulid dengan acara silaturahmi, doa, zikir, dan ditutup dengan makan-makan dalam porsi besar.

"Menu utama saat Maulid adalah daging sapi dan ayam segar, sehingga memicu kenaikan," katanya.

Sementara itu, komoditas daging ayam mengalami kenaikan sekitar Rp5.000 menjadi Rp45.000 per kilogram yang dipicu oleh pengaturan kuota distribusi dari tingkat pengepul. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, kenaikan tersebut masih dalam kategori aman dan wajar karena persentase kenaikannya masih di bawah 10 persen. Namun pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan pengendalian harga agar tidak terjadi lonjakan lagi.

"Insya Allah, saat bulan Maulid berakhir, harga daging bisa kembali normal," katanya. (Ant)

Emas Antam.

Harga Emas Hari Ini 14 September 2026: Produk Antam Melorot, Global Merosot

Harga emas produk PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dibanderol seharga Rp 2.604.000 per gram pada perdagangan hari ini. Harga itu turun Rp 2.000 per gram dibanding kemarin.

img_title
VIVA.co.id
14 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut