Apple Kembali PHK Karyawan, Divisi Ini Paling Kena Dampak

Logo Apple.
Sumber :
  • Yahoo Finance

VIVA – Raksasa teknologi Apple kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sejumlah karyawan. Langkah ini menjadi putaran kedua dalam waktu kurang dari dua bulan dan kali ini dilaporkan berdampak pada tim Fitness+, layanan kebugaran berlangganan milik perusahaan.

img_title Apple Mulai Berubah Usai Ganti CEO, MacBook Pro Layar Sentuh Jadi Sinyal Era Baru

Mengutip laporan yang beredar, sejumlah karyawan di tim Fitness+ terkena PHK pada pekan lalu. Pekerja yang terdampak disebut berasal dari bagian audio yang mengembangkan fitur seperti Time to Walk dan Time to Run.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedua fitur tersebut memungkinkan pengguna Apple Watch mengakses konten latihan berbasis audio tanpa harus menonton video. Meski terjadi pengurangan tenaga kerja, layanan tersebut belum dihentikan.

img_title PHK di Singapura Tembus 4.800 Orang, Tertinggi Sejak Akhir 2020

Namun, produksi konten audio baru untuk Fitness+ diperkirakan menjadi lebih jarang. Kondisi ini terjadi ketika Apple disebut tengah mengevaluasi pengeluaran dan struktur sejumlah bisnisnya.

Fitness+ sendiri merupakan layanan berlangganan yang menyediakan berbagai konten latihan terpandu. Layanan tersebut menjadi bagian dari ekosistem Apple, terutama bagi pengguna Apple Watch yang ingin mendapatkan panduan olahraga melalui perangkat mereka.

img_title Korsel Denda Google dan Apple Rp 866 Miliar

PHK terbaru ini bukan yang pertama dilakukan Apple dalam beberapa bulan terakhir. Pada Agustus 2026, perusahaan juga dilaporkan memangkas lebih dari 200 posisi di sejumlah tim, termasuk yang berkaitan dengan Siri, Vision Pro, dan Intelligent Systems Experience.

Sekitar 100 posisi disebut terdampak di organisasi Vision Pro, sementara sekitar 100 lainnya berasal dari tim Siri dan perangkat lunak. Saat itu, Apple menyebut perubahan tersebut sebagai bagian dari penyesuaian organisasi.

“Kami sedang menyelaraskan kembali beberapa tim untuk mengembangkan bisnis kami guna menghadirkan pengalaman terbaik bagi pengguna,” demikian pernyataan Apple, sebagaimana dikutip dari India Today, Rabu, 23 September 2026.

Apple juga menyatakan bahwa perubahan tersebut tidak berarti seluruh posisi di bidang terkait akan dihentikan. Sebagian peran baru tetap akan tersedia, meski terdapat sejumlah posisi lama yang terdampak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sejumlah posisi yang ada akan terdampak secara terbatas,” kata Apple.

Sementara itu, pengurangan tenaga kerja di Fitness+ disebut berpotensi menjadi bagian dari perubahan yang lebih besar dalam struktur layanan tersebut. Salah satu kemungkinan yang kembali menjadi perhatian adalah penggabungan sebagian fungsi Fitness+ dengan aplikasi Health milik Apple.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut