Antrean BBM di Malang hingga Jember Mengular, ESDM Janji Beres dalam 2 Hari

Antrean BBM di SPBU.
Sumber :
  • Teguh Joko Sutrisno/ VIVA.

Jakarta, VIVA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan antrean panjang pembelian bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah daerah di Jawa Timur (Jatim), termasuk Malang, Jember, dan Blitar, dapat teratasi dalam satu hingga dua hari ke depan.

img_title Advokat di Aceh Diduga Dikeroyok dan Diancam Golok, Pelaku Minta Uang Rp10 Juta

Pemerintah menyiapkan tambahan pasokan dan mempercepat distribusi untuk memastikan kebutuhan BBM masyarakat terpenuhi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman menegaskan, persoalan antrean BBM di Jawa Timur harus segera diselesaikan.

img_title Gegara Kalah Taruhan Domino, Dua Kakak Beradik Bacok Teman hingga Tewas di Aceh Barat Daya

“Intinya, kami dalam satu-dua hari ini sudah harus tuntas masalah di Jatim,” ujar Laode dikutip Rabu (21/10/26).

Pernyataan itu disampaikan setelah Laode bertemu dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak. Pemerintah berharap antrean panjang seperti yang sempat terjadi di Bali tidak kembali muncul di daerah lain, termasuk Jawa Timur.

img_title Polres Bangka Barat Beri Peringatan Terakhir ke Penambang Timah Ilegal, 140 Ponton Bakal Disita!

Laode juga membantah anggapan bahwa pasokan BBM dari Jawa Timur didistribusikan ke Bali saat wilayah tersebut mengalami krisis BBM. Ia menegaskan, pasokan untuk kebutuhan masyarakat Jawa Timur harus tetap terjaga.

“Oh, nggak. Jawa Timur ini kan masuk MOR V (Marketing Operation Region V), Jatimbalinus. Jangan sampai dikirim ke tempat-tempat lain dari sana, tetapi Jatimnya sendiri tidak terpasok dengan baik,” ucap Laode.

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ahmad Erani Yustika mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) serta Pertamina untuk memastikan ketersediaan BBM hingga ke tingkat stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Sejumlah langkah percepatan distribusi disiapkan, mulai dari penambahan pasokan menggunakan kapal ke sejumlah depo di Jawa Timur, pengerahan 21 unit mobil tangki tambahan melalui skema spot charter, hingga penambahan jam operasional depo menjadi 24 jam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pertamina juga akan terus dilakukan untuk memulihkan kelancaran distribusi. Pemerintah ingin memastikan pasokan BBM di seluruh SPBU kembali aman sehingga antrean masyarakat dapat segera terurai.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak meminta Kementerian ESDM memastikan pasokan dan kelancaran distribusi BBM, terutama Biosolar dan Pertalite, hingga ke SPBU.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut