BBCA Perpanjang Periode Buyback Saham hingga 23 Oktober 2026, Ini Alasannya

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA.
Sumber :
  • Stockbit Sekuritas

Jakarta, VIVA – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) memperpanjang periode pelaksanaan pembelian kembali saham atau buyback hingga 23 Oktober 2026. Aksi korporasi ini merupakan kelanjutan dari program buyback saham yang sebelumnya telah direalisasikan pada April dan Juni 2026.

img_title IHSG Menguat 0,95 Persen, Benarkah Buyback Danantara Jadi Pendorong Kenaikan Saham?

Perpanjangan periode tersebut membuat pelaksanaan buyback saham BBCA berlangsung lebih lama dari jadwal sebelumnya. Semula, aksi korporasi ini diumumkan hanya akan berlangsung hingga 21 Oktober 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan keterangan resmi perusahaan pada Rabu, 21 Oktober 2026, periode pelaksanaan buyback saham BBCA ditetapkan pada 19-23 Oktober 2026.

img_title 10 Emiten Siapkan Buyback Saham Rp18,6 Triliun, DSSA hingga BREN Masuk Daftar

Manajemen BCA menyampaikan bahwa pembelian kembali saham ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga stabilitas pasar modal Indonesia sekaligus menunjukkan keyakinan terhadap fundamental bisnis perseroan.

"Buyback juga menjadi wujud keyakinan BCA (BBCA) atas fundamental bisnis Perseroan, sekaligus untuk mendukung stabilisasi pasar modal Indonesia," seperti dikutip dari keterangan resmi perusahaan, Rabu, 21 Oktober 2026.

img_title Saham BBCA Turun Tajam, Begini Perjalanan Harga hingga Klarifikasi Isu Akuisisi

Periode Buyback BBCA Diperpanjang hingga 23 Oktober

Perpanjangan jadwal buyback saham menjadi salah satu perkembangan terbaru dari aksi korporasi BBCA pada Oktober 2026. Dengan perubahan tersebut, perusahaan akan melanjutkan pelaksanaan pembelian kembali saham hingga Jumat, 23 Oktober 2026.

Sebelumnya, periode buyback saham BBCA dijadwalkan berakhir pada Rabu, 21 Oktober 2026. Namun, perusahaan memperpanjang durasi pelaksanaan hingga dua hari kalender berikutnya.

Program ini melanjutkan aksi pembelian kembali saham yang telah dilaksanakan pada April dan Juni 2026. Melalui buyback, perusahaan membeli kembali sahamnya sendiri sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang berlaku.

Dalam keterangannya, manajemen menegaskan bahwa langkah tersebut juga mencerminkan kepercayaan perusahaan terhadap fundamental bisnis BCA.

Selain itu, buyback ditujukan untuk mendukung stabilisasi pasar modal Indonesia. Meski demikian, pelaksanaan aksi korporasi tersebut tetap memperhatikan perkembangan kondisi pasar.

Manajemen Sebut Buyback Tidak Berdampak Material

BCA menyatakan pelaksanaan buyback saham tidak memberikan dampak material terhadap kinerja keuangan maupun kegiatan usaha perseroan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan demikian, menurut keterangan perusahaan, aksi pembelian kembali saham tersebut tidak diperkirakan menimbulkan dampak material terhadap kedua aspek tersebut.

Manajemen BBCA juga menegaskan akan terus memperhatikan dinamika pasar dalam menjalankan program buyback. Pemantauan kondisi pasar menjadi bagian dari pelaksanaan aksi korporasi tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut