Jakarta Fair 2013 Siap Dibuka 6 Juni
- VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis
VIVAnews – Jakarta Fair Kemayoran sebagai ajang arena hiburan dan pameran multi produk terbesar di Asia Tenggara, akan dibuka mulai 6 Juni hingga 7 Juli 2013, di Arena PRJ Kemayoran, Jakarta Pusat.
Event ini akan berlangsung selama 32 hari, merupakan etalase aneka produk unggulan dalam negeri, yang dimeriahkan oleh konser musik nonstop 32 hari menampilkan lebih 260 band dan penyanyi top Indonesia.
Event tahunan ini diselenggarakan oleh PT. Jakarta International Expo (JIExpo) bersama Pemprov DKI Jakarta, dalam rangka merayakan HUT Kota Jakarta yang ke-486, serta bertepatan dengan musim liburan sekolah. Penyelenggaraan Jakarta Fair tahun ini adalah untuk yang ke-46 kalinya.
Jakarta Fair 2013 diikuti oleh 2.650 peserta yang tergabung dalam 1.280 stand, yang terdiri dari kalangan usaha dan industri besar, menengah, hingga koperasi dan usaha kecil-mikro. Juga diikuti anjungan BUMN dan pemerintah provinsi / kabupaten dari berbagai penjuru tanah air.
Panitia mentargetkan event ini dikunjungi oleh sedikitnya 4,8 juta pengunjung dengan nilai transaksi langsung antara pengunjung dengan stand peserta ditargetkan mencapai Rp4,5 triliun. Target ini sedikit lebih tinggi dibanding Jakarta Fair tahun lalu yang dikunjungi 4,5 juta orang dengan nilai transaksi mencapai Rp4 triliun.
Tema Jakarta Fair Kemayoran 2013 adalah “Terus Maju Jakartaku” dengan sub tema “Sebagai Ajang Promosi Produk Berkualitas Jakarta Fair Terus Mendorong Pertumbuhan dan Pembangunan Ekonomi Nasional”. Tema tersebut sejalan dengan tema peringatan HUT DKI Jakarta Ke-486, “Jakarta Baru, Jakarta Kita”, karena Jakarta Fair Kemayoran adalah bagian tak terpisahkan dari kemajuan Kota Jakarta menuju Jakarta Baru yang lebih baik.
Menurut Ketua Umum Panitia Penyelenggara, Bapak Prajna Murdaya, penyelenggaraan Jakarta Fair ini merupakan bagian dari pengabdian PT. JIExpo kepada bangsa dan negara Republik Indonesia. PT. JIExpo memiliki missi mengembangkan industri MICE (meeting, incentive, convention, and exhibition) di Indonesia. Jika pameran seperti Jakarta Fair ini terus berkembang maka akan merangsang promosi perdagangan, merangsang inovasi perindustrian, menjadi pemicu peningkatan investasi, menyerap tenaga kerja, dan pada akhirnya memberikan kontribusi bagi pengembangan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan rakyat.