Empat Fasilitas Bagi Penerima Pengampunan Pajak

Ilustrasi Penyampaian SPT Pajak
Sumber :
  • VIVA.co.id/Muhamad Solihin

VIVA.co.id – Pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah merampungkan pembahasan Rancangan Undang Undang (RUU) Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty di tingkat Panitia Kerja (Panja).

img_title Purbaya: Perlindungan Hukum ke Investor Patriot & Merah Putih Bond Beda dengan Tax Amnesty

Di Panja dibahas mekanisme pemberian pengampunan pajak, tarif tebusan bagi para calon peserta yang disasar kebijakan tax amnesty sampai dengan instrumen penampung dana hasil repatriasi dari para pemilik dana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menyoal fasilitas yang akan diterima oleh sasaran tax amnesty, dijelaskan oleh Wakil Ketua Komisi XI Soepriyatno dalam rapat kerja bersama pemerintah di Gedung DPR pada Senin 27 Juni 2016. Dia menyebutkan, ada empat fasilitas yang akan diberikan dan sudah disepakati oleh Panja RUU Tax Amnesty.

img_title Purbaya Minta WNI Pemilik Harta di Luar Negeri Pulangkan Asetnya dalam 6 Bulan, Ini Konsekuensinya

Empat fasilitas tersebut yaitu:

1. Penghapusan pajak terutang yang belum diterbitkan ketetapan pajak tidak akan dikenai sanksi admin perpajakan dan tidak dikenai sanksi pidana di bidang perpajakan untuk kewajiban perpajakan dalam masa pajak bagian tahun pajak dan tahun pajak, sampai dengan akhir tahun pajak terakhir.

img_title Tak Berniat Jalankan Lagi Tax Amnesty, Purbaya: Kecuali Ada Perintah dari Presiden

2. Penghapusan sanksi admin perpajakan berupa bunga atau denda untuk kewajiban perpajakan dalam masa pajak bagian tahun pajak dan tahun pajak sampai dengan akhir tahun pajak terakhir.

3. Otoritas pajak tidak akan melakukan pemeriksaan pajak, pemeriksaan bukti permulaan dan penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan atas kewajiban perpajakan dalam masa pajak bagian tahun pajak dan tahun pajak sampai dengan akhir tahun pajak terakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Otoritas pajak akan melakukan penghentian pemeriksaan pajak, pemeriksaan bukti permulaan, penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan dalam hal wajib pajak sedang dalam masa pemeriksaan atas kewajiban perpajakan dalam masa pajak bagian tahun pajak dan tahun pajak sampai dengan akhir tahun pajak terakhir, yang sebelumnya sudah diterbikan surat keputusan.

Berdasarkan pantauan dari VIVA.co.id dalam rapat di Komisi XI, saat ini pemerintah masih mendengarkan pandangan akhir mini fraksi mengenai RUU tersebut. Setelah itu, pemerintah akan menyatakan pendapat akhir sebelum Komisi XI memutuskan untuk membawa RUU tersebut ke Sidang Paripurna DPR pada Selasa, 28 Juni 2016.
 

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Purbaya: Selama Saya Jadi Menteri Keuangan Tak Ada Tax Amnesty

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memastikan selama pihaknya menjadi Menteri maka tidak akan ada tax amnesty atau pengampunan pajak dan lebih memilih merapikan tax collection

img_title
VIVA.co.id
3 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut