BI: Kartu ATM Pakai Chip Lebih Aman

Ilustrasi ATM.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Peggy_Marco

VIVA.co.id – Bank Indonesia (BI) menyatakan bahwa kartu debit yang dipegang oleh nasabah saat ini mayoritas belum menggunakan chip sehingga rawan kejahatan dan tentunya dapat merugikan. Untuk itu, BI akan menerapkan National Standard Indonesia Chip Card Specification (NSICCS).

img_title Spesifikasi Lengkap iPhone 18 Series, mulai dari Layar, Kamera, Chip, Baterai, hingga Konektivitas

Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Eni V Panggabean mengatakan bahwa dalam standar tersebut, semua kartu ATM atau debit nasabah perbankan tidak lagi menggunakan magnetic strap namun akan diwajibkan untuk dilakukan pemasangan chip. Kewajiban ini sebelumnya pernah diterapkan pada kartu kredit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena debit jarang pakai chip ternyata rawan dilakukan kejahatan. Ini gunanya standar nasional, untuk menjawab isu aman efisien dan andal dengan mengedepankan kepentingan nasional," tutur Eni di kantor BI, Jumat, 2 September 2016. 

img_title Krisis Komponen Menghantam Industri Smartphone, HP Flagship Kini Terancam Mengalami Kenaikan Harga

Menurut Eni, penerapan kebijakan tersebut sudah mengikuti standar dunia, sudah dikonsultasikan ke para ahli dan sudah memenuhi prinsip dasar keamanan. Ia mengatakan, dengan menggunakan chip, kartu ATM atau Debit tentu menjadi lebih aman dari kejahatan, ditambah adanya kewajiban pin sebanyak enam digit, karena saat ini belum ditemukan tindak kejahatan dengan membongkar chip tersebut.

"Chip ternyata saat ini keamanannya bisa dijadikan hal yang baik, karena saat ini kejahatan belum bisa membongkar chip ini, kalau magnetic stripe (pada ATM saat ini) yang saat ini bisa dilakukan kejahatan," tutup Eni.

img_title IHSG Dibuka Menguat Berpotensi Rebound, Bursa Asia Lesu dan Wall Street Bergerak Variatif

Sementara itu Deputi Gubernur Bank Indonesia Ronald Waas mengatakan bahwa kebijakan kartu debit atau ATM menggunakan chip dan pin enam digit itu dilakukan bertahap dan baru bisa terealisasi seluruhnya pada 2021. karena dilakukan secara bertahap, artinya butuh waktu hingga tujuh tahun sampai 2021, sebab banyak jumlah kartu debit yang harus diubah.

"Karena jumlah kartu debit hampir 139 juta. Kalau paksakan dua tahun berarti satu bulan harus hasilkan 60 juta," kata Ronald.

iPhone 18 pro

Sudah Pakai iPhone 15 atau 16 Pro? Ini yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Lompat ke iPhone 18 Pro

Masih pakai iPhone 15 atau 16 Pro? Simak hal penting sebelum upgrade ke iPhone 18 Pro, mulai dari kamera 48MP, chip A20 Pro, baterai, AI, hingga kebutuhan panjang.

img_title
VIVA.co.id
12 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut