Ikut Tax Amnesty, Sofjan Wanandi Ingin Beri Contoh

Ketua Tim Ahli Presiden, Sofjan Wanandi
Sumber :
  • Istimewa

VIVA.co.id – Mantan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia, Sofjan Wanandi, beberapa waktu yang lalu mengaku telah ikut serta dalam program kebijakan pengampunan pajak (tax amnesty). Ia bersama Bos Lippo Group, James Riady, menjadi figur yang secara terang-terangan mengikuti tax amnesty.

img_title Purbaya: Perlindungan Hukum ke Investor Patriot & Merah Putih Bond Beda dengan Tax Amnesty

Sofjan saat berbincang dengan VIVA.co.id beberapa waktu yang lalu mengungkapkan, langkah blak-blakan tersebut memang bukan tanpa alasan. Ketua Tim Ahli Wakil Presiden ini mengatakan, butuh peran aktif untuk mengajak Wajib Pajak (WP) Besar lain untuk berpartisipasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya harus memberikan contoh bagi mereka (dengan ikut tax amnesty), jangan cuma ngomong saja,” jelas Sofjan.

img_title Purbaya Minta WNI Pemilik Harta di Luar Negeri Pulangkan Asetnya dalam 6 Bulan, Ini Konsekuensinya

Bos Gemala Group ini optimistis, ratusan pengusaha kelas kakap pada tenggat akhir periode pertama tax amnesty akan mulai menggeliat. Apalagi, Satuan Tugas yang beberapa waktu lalu dibentuk oleh Presiden Joko Widodo pun telah berjalan demi meningkatkan efektivitas tax amnesty.

Meski begitu, Sofjan menegaskan, kesiapan sumber daya manusia yang dimiliki Direktorat Jenderal Pajak menjadi paling sentral dalam hal ini. Sebab, tentu bukan pekerjaan mudah untuk melayani ratusan pengusaha kelas kakap yang mengikuti tax amnesty.

img_title Tak Berniat Jalankan Lagi Tax Amnesty, Purbaya: Kecuali Ada Perintah dari Presiden

“Dalam sebulan ini, banyak pengusaha yang akan deklarasi maupun repatriasi. (Kami) sudah (hubungi DJP). Kami yang atur,” katanya.

Sebagai informasi, sebelumnya Direktur Jendera Pajak Ken Dwijugiasteadi meyakini ratusan pengusaha kelas kakap akan membanjiri setiap kantor otoritas pajak untuk mengikuti tax amnesty. Ini melihat dari tarif tebusan pada periode pertama yang jauh lebih menarik.

Maka, Ken pun masih optimistis efektivitas dari pelaksanaan program tax amnesty akan sesuai seperti yang diharapkan pemerintah. Mantan Staf Ahli Menteri Keuangan bidang Peraturan dan Penegakan Hukum Pajak itu pun siap pasang badan jika tax amnesty tak sesuai harapan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

berdasarkan data Direktorat Jenderal Pajak, sampai saat ini kontribusi WP yang mendeklarasikan hartanya dari dalam negeri masih mendominasi. Deklarasinya mencapai Rp274 triliun, atau jauh lebih besar dibandingkan deklarasi yang berasal dari luar negeri yang hanya mencapai Rp81,6 triliun.

Dari jumlah tersebut, WP Orang Pribadi (OP) Non Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) memberikan andil terbesar dalam komposisi uang tebusan yang disetorkan kepada otoritas pajak, yakni sebesar Rp7,17 triliun. Disusul dengan WP Badan Non UMKM sebesar Rp911 miliar, WP OP UMKM Rp430 miliar, dan WP Badan UMKM sebesar Rp15,8 miliar.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Purbaya: Selama Saya Jadi Menteri Keuangan Tak Ada Tax Amnesty

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memastikan selama pihaknya menjadi Menteri maka tidak akan ada tax amnesty atau pengampunan pajak dan lebih memilih merapikan tax collection

img_title
VIVA.co.id
3 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut