PLN Bantah Batalkan Tender PLTGU Jawa 1

Teknisi mengawasi pengoperasian instalasi produksi tekanan gas dari tempat penyimpanan gas alam terkompresi CNG untuk memasok kebutuhan gas di PLTGU Muara Tawar.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Muhamad Solihin

VIVA.co.id – PT PLN Persero membantah isu bahwa mereka membatalkan tender pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Jawa 1 yang dimenangkan konsorsium Pertamina, Marubeni Corporation dan Sojitz.

img_title PLN IP Perkuat Uji Cofiring Hidrogen di PLTDG Bali Pesanggaran, Begini Hasilnya

Direktur Pengadaan PLN Supangkat Iwan Santoso menyatakan, perusahaan pelat merah ini telah melakukan penandatanganan perjanjian jual beli listrik (Power Purchase Agreement atau PPA). Namun, prosesnya diakui mundur dari jadwal seharusnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tidak ada maksud PLN membatalkan atau menghentikan tender. Kami tetap good fight sampai saat ini," ujarnya di Jakarta, Rabu, 18 Januari 2017.

img_title Dorong Transisi Energi Bersih, PLTGU Tambak Lorok Tekan Emisi Karbon hingga 671 Ribu Ton per Tahun

Iwan menjelaskan, keterlambatan penandatanganan PPA hingga 42 hari. Padahal, seharusnya penandatanganan dilakukan dalam waktu 45 hari.

"Surat penunjukan kepada pemenang sudah ditandatangani saya dan wakil konsorsium pada 26 Oktober lalu. PLN dan konsorsium Pertamina harusnya menandatangani jual beli listrik dalam waktu 45 hari. Tapi, ini sudah 87 hari. Artinya, molor 42 hari dari rencana 45 hari," ucapnya. 

img_title Kembangkan Kampung Laos Serumpun, PLN IP Dorong Transformasi Ekonomi Desa Merah Mata

Iwan menuturkan, di dalam perjanjian tersebut terdapat persyaratan yang mendasar. Perseroan menunjuk pemenang konsorsium dengan berbagai persyaratan yang tertuang dalam format PPA. Konsorsium juga harus menyatakan kesanggupan untuk memenuhi persyaratan dan batas waktu. 

"Kami memahami, mungkin dari pihak konsorsium Pertamina-Marubeni-Sojitz (dua perusahaan Jepang) baru pertama kali membangun PPA. Sojitz baru pertama kali berkonsorsium di Indonesia, sehingga Pertamina meminta waktu lagi sampai 13 Desember 2016. Itulah kenapa prosesnya panjang," ujarnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk menghindari semakin molornya proyek PLTGU Jawa 1, kata Iwan, PLN memberikan tenggat waktu kepada konsorsium Pertamina menandatangani PPA dalam kurun waktu segera.

Sebagai informasi,  PLTGU Jawa 1 merupakan megaproyek pembangkit listrik berkapasitas 1.600 Megawatt (MW). Proyek ini diperkirakan menelan dana US$2 miliar atau sekitar Rp26 triliun.

Pembangkit listrik.

Terus Dukung Keandalan Sistem Kelistrikan Jawa-Bali, PLTGU Jawa Satu Dipastikan Beroperasi Andal

PT Jawa Satu Power (JSP) terus menunjukkan kapasitas dan komitmennya dalam mendukung keandalan sistem kelistrikan nasional melalui pengoperasian PLTGU Jawa Satu.

img_title
VIVA.co.id
11 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut