HIPMI Tak Takut Ancaman PHK Freeport

Ketua Umum HIPMI, Bahlil Lahadalia
Sumber :
  • VIVA.co.id/Anhar Rizki Affandi

VIVA.co.id – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) tidak mempermasalahkan langkah PT Freeport Indonesia yang akan memutuskan hubungan kerja seluruh karyawannya, lantaran tidak lama lagi kontrak Freeport akan berakhir.

img_title Detik-detik Rombongan Freeport Dihujani Peluru di Tembagapura, 3 Kendaraan Rusak

"Enggak apa-apa, tenaga kerjanya banyak kan, bukan dari Papua saja. Dan pada 2021 itu waktu kontraknya sudah habis. Ini sama konsepnya dengan rumah kos. Kalau selesai 2021, selesai ya saya ambil, kalau mau perpanjang ada aturan main lagi," ujar Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Bahlil Lahadalia di kantor HIPMI Jakarta pada Senin, 20 Februari 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, jika Freeport berniat untuk memperpanjang kontrak tentu harus ikuti aturan main Indonesia sebagai negara yang berdaulat. Sebagaimana yang pernah pihaknya lalui pada 2012 terkait terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batu Bara, terkait munculnya pelarangan ekspor ore/konsentrat.

img_title Bos Freeport Ungkap Sudah Serahkan Draf Perjanjian Divestasi Saham 12 Persen ke Pemerintah

"Pada 2012, ketika PP itu diterbitkan, kita tidak boleh ekspor ore, pengusaha HIPMI banyak yang hampir collaps. Saya termasuk yang hampir collaps karena leasing alat besar saya besar kala itu. Kalau Freeport mengancam PHK, biasa-biasa saja," ucapnya.

Ia mengatakan sebagai pelaku usaha, aturan negara dimana usaha berdiri adalah acuan. Sehingga, ia menegaskan jika Freeport ingin bertahan ikuti peraturan yang berlaku di pemerintahan.

img_title Anggota KKB Kepala Air yang Tembak Mati Karyawan Freeport Ditangkap

"Kalau mau perpanjang ada aturan main lagi. Kalau mau perpanjang ada aturan main lagi. Nego lagi dong. Yang terpenting bagi kita harus ada keadilan untuk negara. Kalau UU itu dibuat untuk semua jenis usaha yang ada di Indonesia harus tanpa terkecuali (Freeport)." (mus) 

Progres pembangunan smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) hingga sudah lampaui 80 persen.

Jaga Produksi Pupuk, Petrokimia Gresik Tambah Pasokan Bahan Baku dari Freeport Indonesia

Petrokimia Gresik bakal melakukan peningkatan pasokan asam sulfat sebagai bahan baku produksi pupuk, yang berasal dari Smelter Manyar milik Freeport Indonesia (PTFI).

img_title
VIVA.co.id
10 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut