PPATK Turun Tangan Telusuri Aliran Dana e-KTP

Proses perekaman E-KTP.
Sumber :
  • NTARA FOTO/Adwit B Pramono

VIVA.co.id – Kepala Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan Kiagus Ahmad Badaruddin ikut membantu menelusuri aliran dana korupsi KTP elektronik atau e-KTP yang diduga mengalir ke sejumlah pejabat tinggi negara yang saat ini tengah diusut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

img_title Paulus Tannos Ajukan Penangguhan Penahanan di Singapura, Begini Respon KPK

"Sebagai lembaga intelijen keuangan, kami memiliki kewenangan mendukung aparat penegak hukum baik diminta atau tidak," kata Kiagus di Kantor Menkopolhukam, Jakarta, Senin 20 Maret 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menambahkan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan KPK terkait penelusuran sejumlah nama yang diduga terlibat menerima aliran dana negara sebesar Rp2,3 triliun itu. Hanya saja, Kiagus mengaku tidak dapat menyebutkan sejumlah nama pejabat baik di level legislatif maupun eksekutif yang menerima dana tersebut.

img_title Eks Napi Andi Narogong Bungkam usai Diperiksa KPK soal Kasus Korupsi e-KTP

"Kita tidak boleh menyebutkan siapa. Kita sudah memberikan data dari PPATK. Tidak bisa kita ungkapkan, satu Undang-Undangnya tidak memperkenankan kita untuk menyampaikan nama-nama dengan detail, kemudian kedua, itu berkaitan dengan strategi penyelidikan KPK," ujarnya.

Seperti diketahui, dugaan korupsi pengadaan e-KTP itu diduga melibatkan sejumlah elit politik.

img_title Ditangkap di Bandara Changi, Buronan Kasus e-KTP Paulus Tannos Baru Pulang dari LN

Bahkan dalam berkas dakwaan yang sempat dibacakan dalam persidangan tindak pidana korupsi pekan lalu disebut sejumlah nama diantaranya mantan Mendagri Gamawan Fauzi, Gubernur Jateng Gandjar Pranowo, Gubernur Sulsel Olly Dondokambey, Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto, dan politisi PAN Teguh Juwarno.

Buronan kasus korupsi e-KTP, Paulus Tannos

Pengadilan Singapura Gelar Sidang Pendahuluan Ekstradisi Paulus Tannos Akhir Juni

Pengadilan Singapura rencananya akan menggelar sidang proses ekstradisi Paulus Tannos pada akhir bulan Juni 2025, yakni tanggal 23-25 Juni.

img_title
VIVA.co.id
3 Juni 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut