Pengembang Ungkap Strategi DP Nol Rupiah Lewat BPJS

Sekretaris Jenderal Apersi Endang Kawidjaya
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Fikri Halim

VIVA.co.id – Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengembang Permukiman dan Perumahan Seluruh Indonesia (Apersi), Endang Kawidjaya mengatakan, program kredit rumah dengan uang muka atau DP nol rupiah disebutkan sangat mungkin untuk dilakukan. 

img_title BTN Pacu Ekosistem Perumahan dari Bangun Rumah hingga KPR 40 Tahun

Saat ini, pihaknya fokus untuk mengembangkan rumah buat Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), dengan harga Rp120-140 juta dan uang muka yang ditetapkan hanya satu persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini saya pikir sangat mudah untuk jadi 0 persen, dan ini cuma perlu diriilkan dari pemerintah," kata Endang dalam sarasehan pemangku kepentingan perumahan dan permukiman DKI Jakarta, di Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 10 April 2017. 

img_title Jadi Tersangka, Bupati Gowa Minta Rumah Rp1,4 M di Royal Spring Hingga Peras Minimarket

Menurut Endang, salah satu hal yang paling realistis adalah menggunakan talangan dari kartu BPJS Ketenagakerjaan. Dengan kartu itu, masyarakat bisa menggunakannya untuk memberi uang muka 0 rupiah dan harus memiliki penghasilan sesuai dengan kemampuan kreditnya.

"Yang bisa memberi talangan dan yang jelas mampu adalah BPJS, perangkatnya sudah siap, tinggal pemerintah mau tidak ini dijalankan, kami sudah ada di BPJS, pinjaman uang muka," katanya. 

img_title BTN Sudah Salurkan Kredit Program Perumahan Rp 7,4 Triliun

Selain itu, dia melanjutkan, untuk pengembangan rumah tapak dengan harga Rp140 juta sudah tidak mungkin dilakukan di Jakarta, lantaran harga tanah yang sudah sangat mahal. Namun, untuk rumah vertikal itu sangat bisa dilakukan, seperti rumah susun sederhana milik (rusunami) dan pengalihan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) menjadi rusunami.

"Kalau rusunawa itu juga bisa dialihkan kepada jual beli, dan uang mukanya ditalangi oleh BPJS, bisa diistilahkan rusunawali, rumah susun sederhana sewa beli," katanya. (art) 

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menggelar Rapat Koordinasi (Rakor)

Dukung Program Perumahan, Mendagri Bahas Rencana Pembangunan 2.200 Rumah Papua Pegunungan hingga Gentengisasi

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait.

img_title
VIVA.co.id
29 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut