Perhitungan Tarif Listrik PLN Dinilai Membingungkan

Meteran listrik/Ilustrasi.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah

VIVA.co.id – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengkritik cara PT PLN melakukan perhitungan penyesuaian tarif dasar listrik atau tariff adjustment yang masih menggunakan patokan inflasi, nilai tukar rupiah dan harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) yang dihitung setiap bulannya. 

img_title MRT Minta Maaf, Gangguan Pasokan Listrik Bikin Sejumlah Stasiun Blackout

Pengurus harian YLKI Sudaryatmo mengatakan, seharusnya pemerintah turun tangan untuk bisa menstabilkan tarif listrik. Sebab risiko gejolak nilai tukar, inflasi, dan harga minyak mentah tidak seharusnya ditanggung oleh konsumen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tarif listrik itu masih kewajiban pemerintah, itu penting bagi kami. Karena tariff adjustment itu menimbulkan ketidakpastian, misalnya inflasi selisih kurs, dan harga minyak dunia. Ini tidak fair, kenapa gejolak ini di-deliver ke konsumen," kata Sudaryatmo di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu 8 Juli 2017. 

img_title Dirut PLN: Pasokan Listrik di Bali 100 Persen Pulih

Menurut dia, pemerintah seharusnya mencadangkan dana khusus untuk dapat menstabilkan tarif listrik. Sehingga masyarakat dapat tenang dalam melakukan usahanya. "Tariff adjustment ini membuat konsumen harus menanggung risiko. Pemerintah seharusnya bisa mencadangkan dana khusus untuk mencapai stabilisasi tadi," ujar dia.

Hal ini penting karena akan memberikan ketidakpastian akan daya saing bagi industri lokal. "Kalau tariff adjustment tiap bulan, bagi industri agak sulit untuk menyesuaikan itu," kata dia.

img_title Israel Bikin Gaza Gelap Gulita, Pasokan Listrik Diputus Tambah Derita Rakyat Palestina

Seperti diketahui, PLN selama ini melakukan penyesuaian tarif sebanyak 12 golongan setiap bulannya yang mengacu pada nilai tukar, inflasi dan harga minyak mentah. Tarif itu mulai dari rumah tangga 1.300 VA, tarif listrik untuk bisnis, kantor pemerintah, industri, hingga penerangan jalan umum. (one)

Dirut PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo (tengah) di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat

Dirut PLN Temui Prabowo, Lapor Kondisi Listrik di Pulau Jawa Mulai Pulih

Dirut PT PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan mengatakan kondisi sistem kelistrikan di Pulau Jawa mulai mengalami perbaikan setelah sebelumnya terjadi pemadaman bergilir.

img_title
VIVA.co.id
22 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut