Menko Darmin: Tingkat Kemiskinan Turun, tapi Melambat

Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Fajar Ginanjar Mukti

VIVA.co.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengakui tingkat kemiskinan dan rasio gini memang turun secara presentase. Namun, menurut Darmin, Jika dihitung secara absolut, penurunan tingkat kemiskinan dan rasio gini atau tingkat ketimpangan mulai agak melambat.

img_title Prabowo: Kita Surplus Telur, Negara Lain Harga Pangan Tinggi

Bahkan, lanjut Darmin, penurunan tingkat kemiskinan di perkotaan cenderung melambat dibanding pedesaan. Sedangkan data rasio gini terakhir yang didata pada Maret 2017 lalu, dinilai cenderung stagnan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jangan bayangkan ini bisa berubah drastis dalam jangka pendek," kata Darmin dalam Sarasehan Nasional Pengendalian Inflasi di Gedung BI, Jakarta, Rabu 26 Juli 2017.

img_title Polri Awasi Kenaikan Harga Sampai Distribusi Bahan Pokok Jelang Lebaran 

Darmin mengungkapkan, kunci perubahan tingkat kemiskinan sebagian besarnya dipengaruhi oleh harga pangan. Apalagi, kata Darmin, Peranan pangan di daerah sangat besar. Angka peranan pangan terhadap angka kemiskinan ini, imbuh Darmin, tentu daerah per daerahnya bisa berbeda satu sama lain.

"Tapi, lebih kurang secara nasional, 73 persen dari perubahan tingkat kemiskinan dipengaruhi oleh harga pangan. Dan 21,8 persen tingkat kemiskinan kita perubahannya dipengaruhi oleh harga beras," ujar Darmin.

img_title Pelototi Penyaluran Bantuan Pangan di Yogyakarta, Ini Temuan Satgas Pangan Polri

Untuk itu, tegas Darmin, Jika mau mendorong penurunan kemiskinan dan peningkatan pertumbuhan ekonomi, kuncinya adalah bagaimana pangan ini betul-betul ditata dengan baik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bagaimana menatanya, tentunya tadi sudah disampaikan bahwa ada hal yang tidak terlalu banyak kita pikirkan selama ini mengenai masyarakat kita di daerah, yaitu logistik paska panen," tutur Darmin.

Ia mengakui pemerintah sepakat bahwa untuk mendorong produktivitas pangan. "Jalan keluarnya barangkali memang sulit pelaksanaannya, yaitu dengan mengembangkan pertanian secara kelompok, secara cluster," ujar Darmin. (ase)

Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi.

Tak Terganggu Aksi Demo, Bos Bapanas Jamin Distribusi Pangan Lancar

Arief memastikan, operasi pasar melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) di 4.320 kecamatan se-Indonesia juga masih berjalan lancar.

img_title
VIVA.co.id
2 September 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut