'Ritel Harus Salurkan Barang ke Warung dengan Harga Sama'

Ilustrasi warung modern.
Sumber :

VIVA.co.id – Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menginstruksikan kepada seluruh toko ritel untuk menyalurkan barang-barang ke warung tradisional dengan harga yang sama. Hal itu diungkapkannya, dalam kunjungan ke sentra distribusi PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) yang berlokasi di Balaraja, Banten.

img_title Optimalkan Perjanjian Dagang, Kemendag dan Kadin Perkuat Sinergi Dongkrak Pasar Ekspor

Dalam kunjungan itu, turut hadir Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Nicholas Mandey, dan  Presiden Direktur MPPA Benjamin J Mailool.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagaimana diketahui, sentra logistik Balaraja itu termasuk jaringan Lippo Group Logistic Center dan melayani distribusi barang untuk PT Matahari Departement Stores Tbk dan PT Matahari Putra Prima Tbk, yang memiliki Hypermart, Smartclub, Foodmart, dan Boston BHC di lebih dari 100 kota secara nasional dari Aceh sampai Papua.

img_title Paviliun Indonesia Raih 14 Kontrak Ekspor Senilai Rp 54,5 Miliar di Food and Hospitality Asia 2026

"Saya meminta kepada Hypermart untuk nanti bersama-sama dengan Aprindo di bawah koordinasi Aprindo seluruh toko ritel modern untuk bisa menyalurkan barang-barang ke warung dan pedagang tradisional dengan harga yang sama," kata Enggar di sentra distribusi Balaraja, Banten, Selasa 19 September 2017.

Enggar mengatakan, seluruh pengusaha ritel harus menyambut baik kebijakan tersebut tanpa terkecuali. Pembahasan dengan Hypermart terkait pelaksanaan teknisnya akan dirundingkan segera dengan konsep yang lebih rinci.

img_title Kemendag Gandeng Tokopedia-TikTok Shop Latih Perempuan Pelaku Usaha Lindung Kekayaan Intelektual

"Ini segera kita akan bahas dan manajemen Hypermart menyambut dengan gembira tinggal nyambut dengan baik. Masalah yang mau menyambut gembira atau tidak, itu nomor dua," ujar dia.

Ia mengatakan, kebijakan ini dilakukan demi terwujudnya pembangunan yang berkeadilan dan merata. Terutama warung tradisional tersebut  bisa mendapatkan akses barang dengan harga yang murah.

"Sekarang kalau warung itu dia mau beli tentu karena belinya ke tengah (pengecer), kan harganya mahal. Nanti kita minta Hypermart bantu karena Hypermart pada waktu diambil barangnya harganya pasti lebih murah. Karena belinya segede gini, satu gudang," ujar dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengenai penerapan pemberlakuan kebijakan tersebut, Enggar mengatakan hanya tinggal perumusan waktu untuk diterbitkannya aturan tersebut. Pertemuan pun telah dilakukan dengan ritel seperti Alfamart dan Indomaret.

"Segera kita rumuskan tanggal lahirnya (kebijakan tersebut). Apalagi kita minta Aprindo nanti akan merumuskan, ada dua kelompok. Yang pertama adalah modelnya Alfamart dengan Indomaret itu."

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut