Subsidi Energi Tahun Depan Tembus Rp94,5 Triliun

Ilustrasi subsidi energi.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Ahmad Rizaluddin

VIVA.co.id - Pemerintah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2018 mengalokasikan belanja subsidi senilai Rp156,2 triliun. Belanja subsidi tahun depan terdiri dari subsidi energi sebesar Rp94,5 triliun, dan subsidi non energi sebesar Rp61,7 triliun.

img_title Luhut Sebut Subsidi Energi Habiskan Anggaran Rp300 Triliun per Tahun: 62% Dinikmati Orang Mampu

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengungkapkan, gelontoran subsidi yang disalurkan pemerintah tahun depan tetap berlandaskan pada sejumlah indikator. Pemerintah yakin nilai subsidi terutama subsidi energi yang disalurkan tidak akan menjadi beban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Subsidi energi ditentukan oleh ICP, kurs rupiah, dan kebijakan tarif. Kalau lihat asumsinya, tidak jauh berbeda dengan 2017. Maka ini menjadi landasan untuk menghitung di 2018," kata Askolani, dalam konferensi pers, di Jakarta, Rabu, 25 Oktober 2017.

img_title Kuota Dikontrol Pemerintah, Bahlil Ungkap Rincian Skema Subsidi LPG di 2026

Pada tahun depan, pengelolaan subsidi energi dilakukan carry over sebesar Rp10 triliun. Dengan demikian, alokasi subsidi energi yang mencakup subsidi bahan bakar minyak dan LPG tiga kilogram sebesar Rp46 triliun, dan subsidi listrik sebesar Rp47,6 triliun.

Adapun belanja subsidi non energi, terdiri dari bantuan pangan non tunai yang diberikan kepada Kementerian Sosial Rp7,3 triliun, subsidi pupuk untuk mendukung produktivitas pertanian Rp28 triliun, dan subsidi transportasi untuk perbaikan dan peningkatkan pelayanan angkutan umum Rp4,4 triliun.

img_title Sri Mulyani dan DPR Pangkas Subsidi Energi Pemerintahan Prabowo Rp 1,1 Triliun, Ini Alasannya

"Kemudian ada subsidi bunga kredit sebesar Rp18 triliun, dan subsidi pajak Rp10,7 triliun," katanya.

Konversi kompor elpiji ke kompor listrik batal.

Program Kompor Listrik Bergulir pada 2027, Pemerintah Siapkan Perangkat Gratis untuk Kurangi Subsidi LPG

Pemerintah berencana menggulirkan program kompor listrik pada 2027. Penerima manfaat akan mendapat kompor dan alat masak gratis untuk mengurangi impor LPG.

img_title
VIVA.co.id
21 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut