Bantu PLN dan Pertamina, Pemerintah Jebol Anggaran

Ilustrasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Sumber :
  • VIVA.co.id/Yasin Fadilah

VIVA – Pemerintah lewat Kementerian keuangan menyampaikan, telah membayarkan subsidi BBM dan Elpiji kepada PT Pertamina (Persero) dan subsidi listrik kepada PT PLN (Persero).

img_title Luhut Sebut Subsidi Energi Habiskan Anggaran Rp300 Triliun per Tahun: 62% Dinikmati Orang Mampu

Namun yang mencuri perhatian, pemerintah rela menjebol anggaran yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2017, demi meringankan beban kedua perusahaan pelat merah itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Total subsidi energi yang seharusnya dibayar, seperti yang ditetapkan dalam APBNP 2017 adalah sebesar Rp89,9 triliun. Namun dalam realisasinya, pemerintah membayarkan subsidi energi Rp97,6 triliun.

img_title Kuota Dikontrol Pemerintah, Bahlil Ungkap Rincian Skema Subsidi LPG di 2026

"Ini kan untuk Pertamina dan PLN yang katanya lagi ada tekanan. Kami belanjakan lebih tinggi dari APBN Perubahan," kata Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, di kantornya, Selasa 2 Januari 2017.

Ia menjabarkan, realisasi subsidi BBM dan Elpiji yang dibayarkan kepada PT Pertamina (Persero) pada tahun anggaran 2017 mencapai Rp47 triliun, atau sebesar 105,7 persen dari target APBNP 2017 yang hanya sebesar Rp44,5 triliun.

img_title Sri Mulyani dan DPR Pangkas Subsidi Energi Pemerintahan Prabowo Rp 1,1 Triliun, Ini Alasannya

Hal yang sama untuk subsidi listrik. Bahkan, pemerintah rela membayar sebesar 111,5 persen dari target APBNP 2017 kepada PT PLN (Persero), yaitu sebesar Rp50,6 triliun dari target penyaluran subsidi yang ditetapkan sebesar Rp45,4 triliun.

"Untuk listrik juga. 45,4 triliun (seharusnya), kami membayar Rp50,6 triliun. Lebih tinggi dari APBNP yang 111,5 persen," tuturnya. (one)

Konversi kompor elpiji ke kompor listrik batal.

Program Kompor Listrik Bergulir pada 2027, Pemerintah Siapkan Perangkat Gratis untuk Kurangi Subsidi LPG

Pemerintah berencana menggulirkan program kompor listrik pada 2027. Penerima manfaat akan mendapat kompor dan alat masak gratis untuk mengurangi impor LPG.

img_title
VIVA.co.id
21 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut