Gunung Semeru Waspada

Penambang Pasir Diimbau Hentikan Aktivitas

VIVAnews - Banjir lahar dingin dari Gunung Semeru yang terjadi sejak pagi, pukul 10.00 WIB mengakibatkan para penambang pasir mengalami kerugian, karena hasil tambang terbawa arus lahar dingin tersebut.

Pantauan VIVAnews, hingga siang ini, Rabu, 7 Januari 2008 tertlihat masih terjadi banjir lahar yang disertai hujan dengan curah tinggi, yang terus mengguyur kota Lumayang dan sekitarnya, khususnya masih memenuhi Sungai Besuk di Desa Pasruh Jambi. Lahar dingin tersebut terbawa ke desa akibat hujan yang terus menerus mengguyur puncak gunung.

Meski tidak memakan korban jiwa, namun kerugian yang dialami penambang pasir cukup besar, akibat turunya lahar dingin yang mengakibatkan para penambang pasir tidak dapat beraktifitas. Sebab, pasir yang dikumpulkan penambang langsung musnah terbawa arus lahar dingin.

Para penambang pasir diimbau untuk lebih meningkatkan kewaspadaan. Curah hujan yang masih tinggi dikhawatirkan akan membuat banjir lahar dingin kembali terjadi. "Sebaiknya penambang menghentikan aktifitasnya, selama lahar dingin terus megguyur," ujar salah seorang petugas pengendali banjir.

Laporan : Taufik Jumaan | Antv | Probolinggo

img_title BPOM Temukan 38 Produk Herbal Ilegal, Ada Obat Kuat hingga Jamu Pelangsing! Ini Daftar Lengkapnya
Seskab Teddy Indra Wijaya di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Bekasi.

Malam Hangat Seskab Teddy di Sekolah Rakyat, Bernyanyi Bersama hingga Mengantar Siswa Beristirahat

Momen hangat terasa saat Seskab Teddy mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Bekasi pada Minggu malam. Teddy hadir menemani siswa hingga mereka istirahat.

img_title
VIVA.co.id
26 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut