Alfin Tuasalamony, Tinggalkan Eropa demi Timnas U-23

Alfin Tuasalamony rela tinggalkan Eropa demi Timnas U-23
Alfin Tuasalamony rela tinggalkan Eropa demi Timnas U-23
Sumber :
  • Satria Permana/VIVAbola

VIVAbola - Berposisi sebagai bek kanan, Alfin Tuasalamony, tidak kehilangan naluri menyerangnya. Pemain bertubuh ideal itu kerap meninggalkan posnya untuk menyisir pertahanan sebelah kiri lawan.

Pada laga terakhir Timnas U-23 di ajang MNC Cup, Minggu, 24 November lalu, Alfin menjadi kreator bagi dua gol Garuda Muda. Setelah sempat tertinggal 0-1 lewat gol Ali Fasir pada menit ke-12, Timnas U-23 memang berusaha meningkatkan daya gedornya.

Alfin yang berada di posisi bek kanan pun tak jarang maju untuk membantu serangan. Hasilnya, pada menit ke-12, Alfin berhasil menyodorkan umpan matang kepada Yoshua Pahabol yang akhirnya mampu merobek jala Maladewa lewat sebuah tendangan menyilang.

Di babak kedua, Alfin kembali naik membantu serangan pada menit ke-21. Setelah 'menari-nari' di kotak penalti lawan, mantan pemain CS Vise itu lalu mengalirkan bola kepada Dendi Santoso. Tanpa kesulitan, Dendi merobek jala lawan dan membawa timnas unggul 2-1.

Bukan kali ini saja Alfin tampil gemilang. Statistik mencatat bahwa pria kelahiran Maluku, 13 November 1992 itu merupakan pemain timnas U-23 yang penampilannya paling konsisten. Selain piawai dalam membongkar pertahanan lawan, Alfin juga beberapa kali mencetak gol. Banyak pihak beranggapan, gaya bermain pemain berusia 21 tahun itu mirip dengan bek kanan Barcelona, Dani Alves.

Dengan kemampuan yang dimilikinya, wajar bila Alfin kerap menghuni posisi starter di tim Garuda Muda. Sejak perhelatan Islamic Solidarity Games (ISG), dia kerap tampil dari menit pertama laga.

"Kondisi fisik Alfin yang paling prima. Kadar VO2 max dia paling tinggi, yaitu 60. Itu pertimbangannya mengapa dia selalu dimainkan," kata pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan.