Daisuki vs Aishiteru: Ekspresi Rasa Suka ala Jepang

Ilustrasi hubungan tak bahagia.
Ilustrasi hubungan tak bahagia.
Sumber :
  • U-Report

VIVA – Di seluruh dunia, setiap negara memiliki cara unik untuk mengekspresikan dirinya. Entah itu melalui kata-kata, musik, tarian, seni, cerita, atau aspek budaya lainnya, ekspresi ini dikomunikasikan satu sama lain untuk membentuk hubungan, dasar interaksi manusia.

Sedangkan untuk bahasa, tidak semuanya dapat disamakan satu sama lain. Setiap bahasa memiliki karakternya sendiri, mulai dari cara berbicara hingga cara penulisannya. Ekspresinya selalu bervariasi, dan mungkin tidak ada terjemahan yang benar-benar tepat dari suatu konsep tertentu.

Meski kita dapat secara kasar menerjemahkan gagasan umum sebuah kalimat dari bahasa Jepang, ada beberapa hal yang hilang dalam terjemahan. Namun demikian, salah satu konsep yang paling banyak diterjemahkan dan dipahami di seluruh dunia adalah cinta.

Meski mungkin tidak secara harfiah dapat diterjemahkan kata demi kata, minimal bisa memproyeksikan emosi yang sama. Mengekspresikan Ketertarikan dan Rasa Suka di Jepang Ada banyak variasi pada kalimat “Aku mencintaimu”, karena masing-masing mengandung arti, namun sedikit berbeda. Berikut uraiannya untuk membantu memahaminya. “Ai” berarti cinta.