5 Pemain yang Wajib Dibuang MU pada 2026

Pemain Barcelona, Marcus Rashford
Sumber :
  • ANTARA/X/FCBarcelona

VIVA – Manchester United dikabarkan siap melakukan perombakan besar pada 2026. Di bawah kendali INEOS dan sentuhan pelatih Ruben Amorim, Setan Merah ingin membangun skuad yang lebih muda, agresif, dan sesuai kebutuhan taktik modern. 

img_title Pedas! Erik ten Hag Sebut Karier Cristiano Ronaldo Sudah Tamat Sejak di Juventus

Namun, gebrakan ini bakal memaksa manajemen mengambil keputusan yang menyakitkan bagi sebagain pemain. Setidaknya ada lima nama yang dinilai sudah saatnya dilepas demi merapikan proyek jangka panjang MU.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

1. Marcus Rashford (Dipinjamkan ke Barcelona)

img_title Man City Terjungkal, Arsenal Kembali Berkuasa di Puncak Klasemen Liga Inggris

Status Rashford di Barcelona justru semakin mempertegas bahwa dirinya tak lagi masuk rencana utama MU. Menurut Fabrizio Romano, Rashford “diprediksi hengkang permanen” pada 2026.

Walau masih punya kemampuan eksplosif dan nilai komersial besar, gaya mainnya dinilai tak cocok dengan skema pressing ketat ala Amorim. Di Barca, Rashford tampil sporadis tanpa kembali ke level konsistensi yang pernah ia miliki.

img_title Terpopuler: Fermin Lopez Gabung Manchester United, Piala Asia Ditunda ke 2028

MU sadar, ini saatnya memilih rasional ketimbang sentimental. Melepas Rashford bisa membuka ruang gaji besar sekaligus dana segar untuk regenerasi lini sayap.

2. Jadon Sancho (Dipinjamkan ke Aston Villa)

Sancho tampil lebih disiplin di bawah Unai Emery, namun performanya belum cukup untuk meyakinkan MU agar mengambilnya kembali. Ia masih rapi dan teknikal, tapi terlalu pasif untuk intensitas yang Amorim tuntut.

United butuh pemain yang agresif dan vertikal. Sancho tak menunjukkan tanda-tanda menu ju profil tersebut.

Kabarnya, Januari bisa menjadi kesempatan terakhir MU untuk mengamankan biaya transfer sebelum sang winger berpotensi dilepas gratis pada musim panas.

3. Rasmus Hojlund (Dipinjamkan ke Napoli)

Ini nama yang paling memicu perdebatan. Tapi MU tampaknya mulai realistis.

Hojlund bekerja keras dan memiliki attitude bagus, namun perkembangan teknisnya masih stagnan. Pergerakan belum tajam, link-up play masih mentah, dan ia belum jadi striker komplet yang MU butuhkan.

Napoli disebut menyukainya dan menurut Romano, striker Denmark itu diprediksi akan dipermanenkan pada 2026. Jika MU mendapat tawaran besar, keputusannya bakal mudah.

4. Andre Onana (Dipinjamkan ke Trabzonspor)

Karier Onana di MU runtuh lebih cepat dari yang dibayangkan. Kehadiran Senne Lammens yang tampil stabil dan cocok dengan sistem garis tinggi Amorim membuat peluang Onana kembali nyaris nol.

Di saat Onana kerap menghadirkan ketidakpastian, Lammens justru tampil tenang, presisi, dan konsisten. Itu sudah cukup untuk menjadikannya kiper nomor satu.

2026 menjadi momentum ideal bagi MU untuk melepas Onana secara permanen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

5. Tyrell Malacia

Kasus Malacia lebih mengarah pada faktor non-teknis. Ia gagal tampil reguler karena cedera berkepanjangan selama dua musim terakhir. MU tak bisa terus menunggu pemain yang sulit tersedia.

Dengan INEOS mencari solusi jangka panjang di pos bek kiri, Malacia tampaknya tidak akan masuk rencana tersebut. Pindah ke liga yang lebih sesuai bisa mengembalikan kariernya.

Mantan manajer Manchester United, Erik Ten Hag

Bukan Soal Gol, Erik ten Hag Ungkap Masalah Terbesar Cristiano Ronaldo di Manchester United

Erik ten Hag kembali mengungkap persoalan yang membuat hubungannya dengan Cristiano Ronaldo tidak berjalan mulus selama keduanya berada di Manchester United. Mantan pela

img_title
VIVA.co.id
2 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut