Kerasnya Super League Kembali Makan Korban

Mario Lemos, Pelatih Persijap Jepara
Sumber :
  • Persijap

VIVA – Persijap Jepara mengambil langkah tegas dengan memutus kerja sama bersama pelatih Mario Lemos. Keputusan itu muncul setelah Laskar Kalinyamat menelan tujuh kekalahan beruntun di ajang Super League 2025/2026.

img_title Puji Shin Tae-yong, Legenda Persib Bandung Prediksi Persija Juara Musim Ini

Manajemen menyebut keputusan ini diambil secara baik-baik usai melalui pembahasan panjang soal arah pengembangan klub.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami berterima kasih kepada Coach Mario atas energi dan kepemimpinannya selama menangani Persijap Jepara,” tulis pernyataan resmi klub.

img_title Shayne Pattynama Kecewa Tak Tampil di Laga Persija Vs Persib

Tak hanya Lemos, staf pelatih fisik Paulo Ramos Fereira juga turut dilepas. Klub memberikan apresiasi atas kontribusinya selama menangani program latihan serta pengembangan pemain.

“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Coach Paulo atas dedikasinya selama menjadi bagian dari struktur kepelatihan Persijap,” lanjut manajemen.

img_title Kata Anak Shin Tae-yong usai Sang Ayah Bantu Persija Kalahkan Persib 2-1

Persijap memastikan akan segera mengumumkan struktur kepelatihan baru. Untuk sementara, Danang Suryadi ditunjuk sebagai caretaker guna memimpin tim pada laga berikutnya.

Situasi Persijap memang cukup berat. Tim kebanggaan Kota Ukir itu kini tercecer di posisi ke-16 klasemen alias zona degradasi dengan koleksi 8 poin dari 12 pertandingan.

Lemos menjadi pelatih kedua yang dipecat pada Super League musim ini. Pemecatan pertama terjadi setelah pekan ketujuh atau tepat pada jeda internasional Oktober.

Pelatih bernasib malang tersebut yaitu Eduardo Almeida di Semen Padang. Dalam tujuh laga awal musim ini, Semen Padang hanya mampu meraih satu kemenangan, satu hasil imbang, dan lima kali kalah dengan total empat poin.

Catatan tersebut menjadi salah satu rekor terburuk Semen Padang dalam sejarah tampil di kasta tertinggi sepak bola nasional.

Rata-rata perolehan poin hanya 0,57 per pertandingan, jauh dari target manajemen yang ingin tim bersaing di papan tengah musim ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Setelah melalui proses evaluasi bersama, kami sepakat untuk mengakhiri kerja sama dengan Coach Eduardo Almeida," ujar CEO klub Win Benardino, Oktober lalu.

"Kami berterima kasih atas dedikasi dan kerja keras beliau selama menukangi tim. Manajemen memastikan semua kesepakatan dalam kontrak dijalankan sebagaimana mestinya. Hak-hak Coach Eduardo akan kami penuhi secara profesional,” tambahnya.

Ismed Sofyan eks pemain Persija Jakarta

Persib Tumbang di El Clasico, Legenda Persija Puji Tangan Dingin Shin Tae-yong

Persib kembali kalah dari Persija setelah tiga tahun. Legenda Macan Kemayoran Ismed Sofyan menyebut Shin Tae-yong sebagai sosok yang mampu memecahkan kebuntuan.

img_title
VIVA.co.id
15 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut