Penyebab Iran Boikot Drawing Piala Dunia 2026

Presiden AS Donald Trump
Sumber :
  • tvOnenews/Abdul Gani Siregar

VIVA – Federasi Sepakbola Iran dikabarkan siap memboikot undian Piala Dunia 2026 yang berlangsung pekan depan di Washington D.C. Langkah keras ini muncul di tengah memanasnya hubungan dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

img_title Dibahas di Kongres Luar Biasa AFC, Piala Asia Berubah Jadi Tahun Genap, Apa Dampaknya bagi Sepak Bola Asia?

Iran, yang memastikan tiket Piala Dunia untuk keempat kalinya secara beruntun pada Maret lalu, termasuk dalam 19 negara yang warganya dibatasi masuk ke AS pada musim panas tahun depan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebijakan tersebut merupakan imbas dari larangan perjalanan yang diumumkan Trump pada Juni 2025. Haiti, yang lolos setelah menaklukkan Nikaragua 2-0, bernasib serupa.

img_title AFC Resmi Dukung Gianni Infantino Lanjut Jadi Presiden FIFA, Persaingan Makin Panas

Sebenarnya, pemerintah AS sempat membuka peluang pengecualian bagi atlet, pelatih, serta ofisial yang bertugas di ajang olahraga internasional. Namun pada Oktober lalu, delegasi Iran justru ditolak masuk untuk mengikuti undian yang digelar 5 Desember mendatang.

Laporan menyebutkan, sejumlah nama penting seperti Presiden Federasi Mehdi Taj, pelatih timnas Amir Ghalenoei, serta tujuh ofisial lain, masuk dalam daftar yang ditolak visa. 

img_title Gianni Infantino Pamer Dukungan dari Prabowo dan PSSI Lanjut Jadi Presiden FIFA

Usai dilakukan lobi kepada Presiden FIFA Gianni Infantino, Ghalenoei dan empat orang lainnya akhirnya mendapatkan izin. Tetapi Taj dan tiga anggota delegasi tetap ditolak.

Juru bicara federasi, Amir Mehdi Alavi, kepada Tehran Times menegaskan keputusan AS tersebut “tidak berkaitan dengan olahraga”. Ia bahkan menyebut Iran bisa saja menarik diri dari seluruh rangkaian kegiatan Piala Dunia.

“Kami sudah memberi tahu FIFA bahwa keputusan ini tidak ada hubungannya dengan olahraga. Karena itu, delegasi Iran tidak akan hadir di undian Piala Dunia,” tegas Alavi.

Di tengah ketidakpastian akibat larangan perjalanan tersebut, Infantino sempat bertemu Trump awal November untuk meminta percepatan proses visa bagi pihak yang berkepentingan dengan Piala Dunia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

FIFA kemudian merilis kebijakan baru bernama FIFA Pass, yang memberi prioritas pengajuan visa bagi pemegang tiket pertandingan. Meski begitu, tidak ada jaminan pengajuan itu akan disetujui. Pemerintah AS bahkan menegaskan suporter Haiti tidak akan mendapat perlakuan khusus.

Hingga saat ini, 42 tim telah memastikan tempat di Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada Juni–Juli tahun depan. Enam tiket tersisa diperebutkan melalui playoff—empat dari zona Eropa dan dua dari turnamen antarbenua.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut