Fakta Mengerikan Indra Sjafri Lawan Myanmar

Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri
Sumber :
  • Kita Garuda

VIVA – Pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri, kembali berada di panggung penentu. Jumat 12 Desember 2025, Garuda Muda akan menjalani laga yang bisa menentukan nasib mereka di SEA Games: menang besar atau pulang lebih awal.

img_title Orang Dekat Erick Thohir Sebut Markús Páll Ellertsson Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Indonesia wajib menang minimal selisih tiga gol dari Myanmar. Atau, jika hanya selisih dua gol, maka skor harus gila—seperti 5-3, 6-4, 7-5, dan seterusnya. Situasi yang membuat duel ini sarat tekanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Myanmar memang bukan unggulan, tetapi meremehkan The Chinthe bisa jadi blunder fatal. Meski kalah 0-2 dari Filipina, anak asuh Hisashi Kurosaki menunjukkan ketahanan defensif yang cukup solid dan beberapa serangan berbahaya.

img_title Reno Munz Beri Kode Keras usai Dikaitkan dengan Timnas Indonesia, Segera Dinaturalisasi?

Justru di tengah tekanan inilah Indra Sjafri punya modal kepercayaan diri. Pelatih 61 tahun itu tercatat sudah dua kali membawa Timnas U-23 menumbangkan Myanmar di ajang SEA Games.

Indra pertama kali menaklukkan Myanmar pada semifinal SEA Games 2019. Saat itu skuadnya diisi generasi Andy Setyo, Asnawi, Saddil hingga Egy Maulana Vikri.

img_title Skenario yang Dibahas Usai Rapat Darurat AFC di Tokyo, Piala Asia 2027 Terancam Mundur ke 2028?

Indonesia unggul 2-0 lewat Evan Dimas dan Egy hingga menit 78, tetapi Myanmar membalas cepat dalam dua menit dan menyamakan skor menjadi 2-2. Laga dilanjutkan ke extra time.

Beruntung, Garuda Muda kembali mengamuk. Osvaldo Haay dan Evan Dimas mencetak gol tambahan dan Indonesia menang 4-2 sekaligus melaju ke final.

Empat tahun kemudian, Indra kembali bertemu Myanmar dan hasilnya lebih telak. Pada fase grup SEA Games 2023 di Kamboja, Indonesia menang lima gol tanpa balas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Marselino Ferdinan dan Ramadhan Sananta membuka pesta di babak pertama. Di paruh kedua, Sananta kembali mencetak gol, disusul Fajar Fathur Rachman dan Titan Agung.

Berbekal dua kemenangan meyakinkan di masa lalu, Indra Sjafri membawa optimisme tersendiri untuk laga malam nanti. Namun situasinya berbeda: ini laga hidup-mati, dan Garuda Muda tak punya pilihan selain menang besar.

Kevin Diks.

Timnas Indonesia Bisa Bernapas Lega, Kabar Kevin Diks Terungkap Usai Gladbach Menang atas Stuttgart

Kevin Diks absen saat Borussia Monchengladbach menang 3-2 atas Stuttgart. Bukan cedera, bek Timnas Indonesia itu menepi karena alasan pribadi dan berpeluang kembali

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut