Ironi SEA Games 2025: Garuda Muda Tersingkir, Garuda Pertiwi Terbang Tinggi

Timnas putri Indonesia vs Singapura
Sumber :
  • Kita Garuda

Bangkok, VIVA – SEA Games 2025 menghadirkan anomali menarik dalam perjalanan sepakbola Indonesia. Di saat timnas putra (Timnas Indonesia U 22) datang dengan status juara bertahan dan target minimal medali perak, justru timnas putri yang tampil tanpa ekspektasi tinggi mampu melangkah lebih jauh dan mencuri perhatian.

img_title Daftar 23 Pemain Timnas Putri Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2027 U-17, Ada 2 Diaspora

Timnas putri Indonesia berangkat ke SEA Games dengan status tak diunggulkan. Kompetisi liga putri domestik pun tidak berjalan optimal, membuat persiapan Garuda Pertiwi jauh dari kata ideal. Namun kondisi tersebut tak menghalangi Zahra Muzdalifah dan rekan-rekannya untuk tampil kompetitif. Hasilnya, timnas putri sukses melaju ke semifinal sebagai runner up Grup A.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perjalanan Garuda Pertiwi memang tidak mulus. Mereka sempat tersungkur dengan kekalahan telak 0-8 dari Thailand pada laga pembuka. Namun respons yang ditunjukkan patut diapresiasi. Timnas putri bangkit dan menundukkan Singapura, hasil yang memastikan langkah mereka ke empat besar.

img_title Klasemen Srikandi Merdeka Cup: Garuda Pertiwi di Puncak, Arab Saudi Jadi Juru Kunci

Situasi kontras justru dialami timnas putra. Datang dengan status juara bertahan dan sokongan penuh federasi, Garuda Muda gagal memenuhi ekspektasi. Target minimal medali perak yang dipatok PSSI tak tercapai setelah Indonesia tersingkir di fase grup. Kekalahan 0-1 dari Filipina dan kemenangan 3-1 atas Myanmar tak cukup membawa Indonesia melaju ke semifinal.

Timnas Indonesia U-22 vs Myanmar U-22

Photo :
  • ANTARA FOTO/NAY/sth/foc.

img_title Garuda Pertiwi U-16 Pecundangi Arab Saudi 7-0 di Srikandi Merdeka Cup

Perbedaan hasil ini menimbulkan pertanyaan besar. Timnas putra Garuda Muda yang memiliki kompetisi liga berjalan, pembinaan usia muda berjenjang, serta persiapan relatif lebih matang justru tampil di bawah tekanan. Sebaliknya, timnas putri yang minim kompetisi dan nyaris tanpa sorotan mampu menunjukkan mental bertanding dan daya juang yang lebih solid.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indonesia kini menatap laga berat di semifinal sepak bola putri. Garuda Pertiwi akan menghadapi Vietnam di IPE Chonburi Stadium, Chonburi, Minggu (14/12/2025). Vietnam bukan lawan sembarangan. Mereka merupakan tim tersukses di sepak bola putri SEA Games dengan koleksi delapan gelar juara, termasuk empat kali berturut-turut.

Terlepas dari hasil semifinal nanti, capaian timnas putri sudah menjadi tamparan keras sekaligus cermin bagi sepak bola nasional. SEA Games 2025 menunjukkan bahwa nama besar, status juara bertahan, dan target tinggi tak selalu berbanding lurus dengan prestasi. Dalam anomali ini, justru timnas putri yang datang tanpa beban tampil lebih berani, solid, dan berprestasi.

Jacksen F Thiago

Tim Putri Indonesia Pesta Gol di Singapura, Wakil Tuan Rumah Dibungkam 6-1

MilkLife Strikers mengawali kiprahnya di Singa Cup 2026 dengan hasil gemilang. Menghadapi wakil tuan rumah, Lion City Sailors, tim putri Indonesia kategori Girls U-12 ter

img_title
VIVA.co.id
2 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut