Usai Singkirkan Atletico, Valverde Minta Real Madrid Tak Lengah Hadapi Barcelona
- Real Madrid
Sementara itu, pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, menilai kemenangan atas Atletico Madrid menunjukkan karakter timnya dalam menghadapi laga besar. Ia menyebut gol cepat Valverde sebagai momen penting yang memengaruhi jalannya pertandingan.
“Ini pertandingan yang sangat ketat. Gol cepat Fede memberi kami keuntungan dan sedikit mengubah segalanya karena kami punya sesuatu yang harus dipertahankan,” kata Xabi Alonso.
Alonso menilai Real Madrid mampu mengontrol permainan pada babak pertama dan relatif minim ancaman dari Atletico Madrid.
“Di babak pertama kami hampir tidak mendapat tekanan. Ini adalah pertandingan semifinal dan tim ini tahu bagaimana bermain di semifinal serta tahu bagaimana cara bersaing. Target kami adalah mencapai final,” ujarnya.
Situasi berubah di babak kedua ketika Atletico Madrid memperkecil ketertinggalan. Alonso mengakui timnya harus melakukan sejumlah penyesuaian untuk menjaga keunggulan hingga laga usai.
“Pertandingan menjadi sangat intens. Saat skor berubah menjadi 1-2, kami harus melakukan perubahan. Ada momen ketika kami kembali tenang dan pada akhirnya kami mampu bertahan dengan baik,” jelas Alonso.
Ia menegaskan bahwa kemampuan bertahan di menit-menit akhir menjadi elemen penting dalam perburuan gelar juara. Menurutnya, pendekatan seperti itulah yang dibutuhkan Real Madrid untuk bersaing di laga final.
Xabi Alonso juga memberikan pujian khusus kepada Federico Valverde. Ia menilai Valverde tampil sangat impresif, bukan hanya karena gol dan assist, tetapi juga kontribusinya dalam bertahan dan menyerang.
“Intensitasnya mencerminkan gen kompetitif yang ia miliki. Gol yang dicetaknya adalah gol khas Valverde yang menunjukkan kualitasnya,” kata Alonso.
Terkait pernyataan Diego Simeone kepada Vinicius Junior setelah sang pemain ditarik keluar, Alonso bersikap kritis. Ia menilai ucapan tersebut bukan contoh sportivitas yang baik dan menegaskan bahwa rasa hormat harus tetap dijaga di atas lapangan.
“Tidak semua hal bisa dibenarkan di lapangan. Setiap tindakan memiliki batas, dan rasa hormat kepada lawan harus selalu dijaga,” tegasnya.
Alonso juga menjelaskan alasan menarik keluar Antonio Rüdiger dan Raúl Asencio. Menurutnya, Rüdiger mengalami masalah pada lutut akibat kelelahan, sementara Asencio juga sudah berada dalam kondisi fisik yang menurun.