John Herdman: Tekanan di Timnas Indonesia Adalah Berkah

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman dan Ketum PSSI, Erick Thohir
Sumber :
  • VIVA/Surya Aditiya

Jakarta, VIVA – Ekspektasi tinggi publik sepak bola Indonesia tak dipandang John Herdman sebagai beban yang harus dihindari. Pelatih baru Timnas Indonesia itu justru menilai tekanan besar yang menyertai tugasnya sebagai sebuah keistimewaan yang tak semua pelatih bisa rasakan.

img_title Warga Australia Mulai Menyesal Mitchell Baker Pilih Timnas Indonesia? 5 Gol Bikin Garuda ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Di tengah sorotan dan tuntutan prestasi, Herdman menegaskan bahwa tekanan hanya akan menjadi masalah jika disikapi sebagai kutukan, bukan peluang untuk mendorong tim melampaui batasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

John Herdman menyampaikan pandangannya terkait tekanan yang melekat pada jabatan pelatih Timnas Indonesia dalam sesi konferensi pers di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa 13 Januari 2026. Pelatih asal Consett, Inggris, itu menyadari bahwa ekspektasi publik terhadap Skuad Garuda berada di level yang sangat tinggi.

img_title Pengamat Heran Singapura Bisa Kalah Telak 0-6 dari Malaysia: FIFA Harus Investigasi

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman dan Ketum PSSI, Erick Thohir

Photo :
  • VIVA/Surya Aditiya

Situasi tersebut tak lepas dari posisi Timnas Indonesia yang sempat berada dekat dengan peluang lolos ke Piala Dunia 2026. Namun, langkah tersebut akhirnya terhenti setelah Indonesia menelan kekalahan dari Arab Saudi dan Irak pada ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia zona Asia.

img_title Video Ciuman Jadi Sorotan, Netizen Malaysia Serang Jennifer Coppen Usai Timnas Indonesia Lolos ke Final FIFA ASEAN CUP 2

Meski demikian, Herdman menilai tekanan adalah bagian tak terpisahkan dari kepemimpinan di level tim nasional.

“Tidak ada tekanan itu justru sebuah keistimewaan. Anda datang ke sebuah organisasi, memimpin sebuah tim, dan memikul beban sebuah bangsa,” ujar Herdman.

Menurutnya, tekanan dapat membawa dua kemungkinan yang sangat kontras. Semuanya bergantung pada cara seorang pelatih dan tim memaknainya.

“Beban itu bisa menjadi kutukan, atau bisa menjadi sebuah berkah,” kata Herdman, yang pernah menangani Timnas Putri dan Putra Kanada.

Herdman optimistis mampu mengelola harapan besar publik Indonesia secara positif. Ia menilai ekspektasi tinggi justru bisa menjadi energi tambahan bagi tim jika diarahkan dengan tepat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami akan mengolahnya menjadi sebuah berkah bagi kita semua. Ini adalah peluang besar yang akan terus saya sampaikan kepada para pemain,” ujarnya.

Kepercayaan diri Herdman bukan tanpa dasar. Ia mengaku pernah berada dalam situasi serupa ketika membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 Qatar, pencapaian yang mengakhiri penantian selama 36 tahun bagi negara tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut