Xabi Alonso Dipecat Real Madrid, Juergen Klopp: HP Saya Jadi Sering Berdering, Tapi...

Juergen Klopp
Sumber :
  • AP Photo/Jon Super

VIVA – Nama Juegen Klopp kembali mencuat dalam pusaran isu kursi panas Real Madrid. Pemecatan Xabi Alonso membuat sejumlah pihak mengaitkan pelatih asal Jerman itu dengan Santiago Bernabeu.

img_title Real Madrid dan Barcelona Raja Ballon d'Or, Harry Kane Bawa Bayern Munich Mendekat

Namun, Klopp justru menunjukkan sikap santai. Ia menegaskan tidak akan menyesal sedikit pun jika sepanjang kariernya tak pernah menangani Real Madrid bahkan jika ia tak lagi melatih klub mana pun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Klopp memang kerap dikaitkan dengan Madrid sejak lama. Isu itu sudah muncul sejak 2021, saat Liverpool bentrok dengan Los Blancos di Liga Champions. Bahkan ketika Carlo Ancelotti hengkang musim panas lalu, spekulasi serupa kembali berembus.

img_title Lamine Yamal Ukir Sejarah, 3 Kali Beruntun Raih Trofi Kopa, Penerus Lionel Messi?

Meski demikian, Klopp selalu konsisten. Ia tak pernah benar-benar membuka pintu untuk Madrid.

“Di akhir karier, jika saya hanya melatih tiga klub, itu sudah lebih dari cukup. Saya tidak akan menyesal,” ujar Klopp kala itu sambil berkelakar soal cuaca Madrid yang lebih bersahabat.

img_title Menang di Camp Nou, Mourinho Sebut Real Madrid Punya Modal Besar Rebut Gelar LaLiga

Dalam siaran langsung ServusTV On baru-baru ini, Klopp kembali ditanya soal kemungkinan dirinya didekati Madrid usai pemecatan Alonso. Ia mengakui ponselnya memang ramai, tetapi bukan dari ibu kota Spanyol.

“Benar, ponsel saya berbunyi. Tapi bukan dari Madrid,” kata Klopp. “Ada beberapa orang yang merasa perlu menghubungi saya langsung soal itu.”

Lebih jauh, Klopp memberi pandangan kritis soal keputusan Madrid mendepak Alonso hanya enam bulan setelah ditunjuk. Menurutnya, hal itu menjadi cermin tekanan ekstrem di klub raksasa Spanyol tersebut.

“Jika pelatih seperti Xabi Alonso yang membuktikan kualitasnya di Leverkusen—harus pergi secepat itu, itu menunjukkan tidak ada waktu untuk berkembang,” ujar Klopp.

“Ekspektasi di Real Madrid sangat luar biasa. Mengambil keputusan seperti itu sesaat setelah kalah di final Piala Super Spanyol dari Barcelona berbicara banyak hal.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari pernyataan tersebut, Klopp tampak kurang sejalan dengan budaya instan yang lekat dengan Madrid. Saat ini, kursi pelatih sementara diisi Alvaro Arbeloa, mantan pemain Liverpool, setelah Alonso didepak.

Sebaliknya, Klopp dikenal tumbuh subur dalam lingkungan yang penuh kesabaran dan kepercayaan. Hal itu ia rasakan bersama Mainz, Borussia Dortmund, hingga Liverpool—klub yang memberinya waktu membangun fondasi sebelum menuai hasil besar.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut