Bojan Hodak Bocorkan 2 Masalah Serius Persib Bandung

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak
Sumber :
  • Persib

VIVA – Persib Bandung menutup paruh pertama Super League 2025/2026 dengan status pemuncak klasemen. Di balik capaian itu, pelatih Bojan Hodak justru memilih bersikap realistis. Ia menilai performa Maung Bandung masih menyisakan sejumlah pekerjaan rumah yang tak bisa diabaikan jika ingin menjaga konsistensi hingga akhir musim.

img_title Terpopuler: John Herdman Coret 14 Pemain Timnas Indonesia, Daftar Calon Rekrutan Terbaru Persib, dan Pesan Erick Thohir

Awal musim yang berat, ditambah perombakan besar dalam komposisi tim serta kepergian sejumlah pemain kunci, sempat membuat Persib berada dalam tekanan. Namun, perlahan Maung Bandung bangkit dan mampu mempertahankan performa stabil hingga pekan ke-17, termasuk menjadi tim dengan jumlah kebobolan paling minim sejauh ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bojan menegaskan posisi puncak klasemen adalah bukti kualitas tim. Meski demikian, ia tak menutup mata terhadap kelemahan yang masih terlihat sepanjang paruh musim.

img_title Meski Main Jauh dari Kandang tanpa Penonton, Persija Sikat Java United

Pemain Persib Bandung merayakan gol

Photo :
  • Persib

“Lihat, kami jadi nomor satu di liga, saya merasa senang dan puas,” ujar Bojan Hodak. Namun, menurut pelatih asal Kroasia itu, kepuasan tersebut tidak boleh membuat tim berhenti berbenah. “Di samping itu, kami masih bisa lebih baik,” lanjutnya.

img_title Sapu Bersih 3 Laga, Madura United Kokoh di Puncak Klasemen Super League 2026/2027

Salah satu sorotan utama Bojan adalah efektivitas lini serang, terutama dalam situasi penalti. Ia menyebut Persib beberapa kali gagal memaksimalkan peluang yang seharusnya bisa menjadi pembeda hasil pertandingan.

“Kami beberapa kali gagal memanfaatkan penalti. Ada lima kali kami melewatkannya tanpa gol,” kata Bojan Hodak, dikutip dari laman I-League.

Selain urusan penyelesaian akhir, Bojan juga menyinggung persoalan konsentrasi di menit-menit krusial. Menurutnya, kebobolan di fase akhir laga sempat merugikan Persib dan membuat tim kehilangan poin penting.

“Kami kebobolan di beberapa pertandingan pada menit-menit akhir. Dalam dua sampai tiga laga itu, kami kehilangan poin,” ungkapnya. Meski demikian, ia mengakui timnya juga beberapa kali mampu membalikkan keadaan dengan gol dramatis di penghujung laga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Di sisi lain, kami juga memenangkan pertandingan di menit-menit akhir,” tambah Bojan.

Secara keseluruhan, Bojan menilai Persib berada di jalur yang tepat, baik di kompetisi domestik maupun di fase grup ACL 2. Namun, ia menekankan bahwa fase terberat musim ini masih menanti.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut