Final Piala Afrika 2025: Timnas Maroko Beri Peringatan Keras pada Senegal

Pelatih Timnas Maroko, Walid Regragui
Sumber :
  • Soccerway

Rabat, VIVA – Pelatih Timnas Maroko, Walid Regragui, memberikan peringatan tegas kepada Timnas Senegal jelang duel puncak Final Piala Afrika 2025 yang akan berlangsung di Prince Moulay Abdellah Stadium, Rabat, Senin dini hari WIB, 19 Januari 2026.

img_title Nasib Pelatih Timnas Ini Berakhir Tragis, Baru Gagal di Piala Dunia 2026 Langsung Dipecat

Menurutnya, mengalahkan Maroko di hadapan publik sendiri tidak akan mudah dan membutuhkan performa terbaik dari lawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Regragui menyebutkan bahwa dirinya “sangat senang” bisa membawa timnya bermain di final di depan pendukung sendiri—suatu impian bagi setiap pelatih. Namun ia juga menegaskan bahwa masih ada satu langkah lagi yang harus diambil: menaklukkan Senegal dalam laga puncak.

img_title 7 Fakta Menarik Brasil vs Maroko: Vinicius Cetak Gol, Selecao Malah Gagal Menang di Laga Perdana Piala Dunia 2026

“Senegal punya pelatih hebat dan tim yang luar biasa—tiga final Piala Afrika dalam empat edisi terakhir. Kita adalah tim pemenang, dan kami akan memainkan final selama 90 menit penuh. Mengalahkan kami di kandang sendiri sangatlah rumit dan sulit,” ujar Regragui dalam konferensi pers sebelum pertandingan dilansir dari Soccerway.

img_title Timnas Senegal Diterpa Rumor Panas Jelang Piala Dunia 2026, Federasi Angkat Bicara

Ia menambahkan bahwa pertandingan tersebut akan menjadi tontonan yang hebat bagi seluruh suporter dan jagad sepak bola Afrika.

Regragui juga menyoroti pentingnya pengelolaan emosi, terutama karena tekanan bermain di kandang sendiri. Ia mengatakan bahwa timnya perlu tetap percaya diri namun tidak jemawa, serta siap menghadapi serangan dan karakter permainan keras dari Senegal.

Di sisi lain, pelatih Senegal Pape Thiaw menyambut duel final ini dengan keyakinan tinggi. Meski mengakui Maroko sebagai favorit dan tim yang kuat, ia menekankan bahwa timnya siap bertarung habis‑habisan untuk meraih gelar kedua mereka di ajang ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laga ini menjadi pertemuan pertama kedua negara di final AFCON, tetapi bukan yang pertama secara keseluruhan — sejak awal sejarah, kedua tim sudah saling berjumpa berkali‑kali di kompetisi internasional.

Seiring ketegangan menjelang final, Senegal juga sempat melontarkan kritik terhadap penyelenggaraan pertandingan oleh tuan rumah Maroko, termasuk soal keamanan kedatangan tim dan fasilitas yang disediakan. Isu ini belakangan menjadi perbincangan hangat di media dan menambah drama sebelum pertandingan puncak

Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert

Deretan Fakta Nasib Tragis Patrick Kluivert: Tolak Senegal demi Timnas Belanda, Malah Tak Dipilih KNVB

Deretan Fakta Nasib Tragis Patrick Kluivert menolak peluang melatih Senegal demi menunggu Timnas Belanda. Namun, KNVB akhirnya memilih Van Nistelrooy sebagai asisten Xavi

img_title
VIVA.co.id
27 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut