Tottenham Terpuruk, Thomas Frank: Ini Bukan Tentang Saya, Tapi Tim

Manajer Tottenham Hotspur, Thomas Frank
Sumber :
  • Tottenham Hotspurs

VIVA – Posisi Thomas Frank di Tottenham Hotspur tengah berada di bawah sorotan tajam. Kekalahan 1-2 di kandang dari West Ham United, tim yang sedang berjuang keluar dari zona bawah, memperdalam krisis hasil Spurs di Liga Inggris dan memicu gelombang kritik dari publik London utara.

img_title Skuad Lile di Liga Champions Malam Ini: Calvin Verdonk Bisa Cetak Sejarah Timnas Indonesia

Hasil itu membuat Tottenham terperosok ke peringkat ke-14 klasemen Premier League. Dari 11 laga kandang musim ini, Spurs baru mengumpulkan sembilan poin, rekor yang hanya lebih buruk dari West Ham sendiri dan Wolverhampton Wanderers. Dalam konteks itu, spekulasi soal masa depan Frank menjadi tak terelakkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, Tottenham belum mengambil langkah ekstrem. Klub memilih mempertahankan Frank setidaknya untuk laga penting Liga Champions melawan Borussia Dortmund

img_title Prediksi Real Madrid Vs Inter Milan di Liga Champions: Badai Cedera Bisa Jadi Petaka Los Blancos

Manchester United vs Tottenham Hotspur di final Liga Europa

Photo :
  • AP Photo/Miguel Oses

Keputusan itu tidak berdiri di ruang hampa. Di tengah performa domestik yang goyah, Spurs justru berada di jalur yang relatif aman di Eropa, hanya terpaut satu poin dari posisi delapan besar yang menjamin tiket otomatis ke babak 16 besar.

img_title Jelang Real Madrid Vs Inter Milan, Jose Mourinho Sanjung Mantan Tim: Mereka Bisa Main dengan Mata Tertutup

Frank mengungkapkan dirinya telah bertemu jajaran manajemen puncak Tottenham. CEO Vinai Venkatesham, direktur olahraga Johan Lange, serta Nick Beucher hadir dalam pertemuan tersebut.

Frank menilai pertemuan itu sebagai sinyal kepercayaan, bukan formalitas di tengah tekanan. Ia bahkan menyebut hiruk-pikuk spekulasi pemecatan sebagai bagian dari “sirkus media”.

“Kami berbincang dengan baik tentang kehidupan, sepak bola, dan masa depan klub,” ujar Frank dikutip dari Sports Illustrated.

Baginya, sikap manajemen justru menunjukkan stabilitas di saat situasi sulit. “Biasanya, ketika ada cuaca buruk, orang-orang akan menjauh. Mereka tidak, datang dan duduk santai untuk makan siang,” lanjutnya.

Di balik pembelaan terhadap posisinya, Frank berulang kali menekankan bahwa fokus utamanya bukan keselamatan pribadi. “Selama kami memenangkan pertandingan dan memenangkan cukup banyak laga, semua orang akan mendukung kami. Ini bukan tentang saya. Ini tentang tim dan para pemain,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Frank kemudian berbicara tentang ketahanan, bukan semata taktik. Menurutnya, fondasi pertama adalah nilai-nilai pribadi.

“Saya mendengarkan sesuatu beberapa hari lalu. Tiga hal terpenting untuk menunjukkan ketahanan adalah, pertama, memiliki nilai-nilai yang baik,” kata Frank.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut