Lisandro Martinez Panas Menanggapi Paul Scholes di Derby Manchester: Datang ke Rumah Saya!

Lisandro Martinez di Manchester United
Sumber :
  • Getty Images

VIVA – Panasnya Derby Manchester tak berhenti saat laga usai. Di luar lapangan, tensi justru meningkat setelah bek Manchester United, Lisandro Martinez, menanggapi komentar pedas legenda klub Paul Scholes yang sempat meragukan kemampuannya menghadapi Erling Haaland.

img_title Klub Joey Pelupessy Dapat Tambahan Modal Rp467 Miliar dari Pemilik Manchester City, Apa yang Terjadi?

Sebelum pertandingan melawan Manchester City di Old Trafford, Scholes secara terbuka melontarkan komentar skeptis terkait duel Martinez kontra Haaland. Ia menyebut United seharusnya menurunkan bek dengan postur lebih besar untuk menghadapi mesin gol asal Norwegia tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Candaan serupa juga datang dari Nicky Butt, yang mengibaratkan duel itu seperti orang dewasa menghadapi balita, pernyataan yang kemudian ramai diperbincangkan publik.

img_title Klasemen Premier League Pekan ke-8: Arsenal Pepet Man City, Liverpool Panaskan Persaingan Empat Besar

Namun, sepak bola memberi jawabannya sendiri. Di hadapan pendukung tuan rumah, Lisandro Martinez tampil disiplin, agresif, dan konsisten sepanjang laga. Erling Haaland dibuat minim ruang dan jarang mendapat peluang bersih. Manchester United pun mampu meredam ancaman City, dengan Martinez menjadi salah satu figur sentral di lini pertahanan.

Usai pertandingan, komentar Paul Scholes itu kembali disampaikan kepada Martinez. Bek timnas Argentina tersebut merespons dengan nada tegas dan tanpa ragu. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak terlalu memikirkan kritik yang disampaikan melalui media.

img_title 5 Fakta Tragis MU usai Dibantai Bournemouth

“Tidak, sejujurnya dia bisa mengatakan apa pun yang dia mau. Saya sudah bilang kepadanya, kalau dia ingin mengatakan sesuatu kepada saya, dia bisa datang ke mana pun dia mau, ke rumah saya, ke mana saja. Saya tidak peduli,” kata Lisandro Martinez dikutip The Athletic.

Martinez juga menegaskan bahwa dirinya tetap menghormati para mantan pemain Manchester United selama niat mereka benar benar untuk membantu klub.

“Saya menghormati hubungan ketika mereka ingin membantu klub, karena semua orang bisa berbicara di televisi. Tapi ketika Anda duduk berhadapan langsung, tidak ada yang berani mengatakan apa pun secara langsung,” ujarnya.

Lebih lanjut, Martinez menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah performa tim dan pengabdiannya untuk Manchester United.

“Bagi saya, saya benar benar tidak peduli dengan apa yang mereka katakan. Saya hanya fokus pada performa saya, performa tim, dan saya akan memberikan segalanya untuk klub ini sampai hari terakhir saya,” tutur Martinez.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan Martinez itu menggambarkan sikap yang selama ini melekat pada permainannya sejak tiba di Old Trafford. Kritik, sorotan, hingga tekanan publik dianggapnya sebagai konsekuensi bermain untuk klub sebesar Manchester United. Alih alih terpancing, ia memilih menjawabnya dengan konsistensi dan kerja keras di lapangan.

Derby Manchester kali ini pun menjadi momen penting bagi Martinez. Bukan semata karena berhasil membatasi pergerakan Erling Haaland, tetapi juga sebagai penegasan karakter. Bahwa dirinya siap berdiri di garis depan membela Manchester United, bahkan ketika sorotan dan kritik datang dari nama besar di dalam klub sendiri.

Pelatih MU, Michael Carrick.

Michael Carrick Belum Dipecat, Manchester United Beri Kesempatan Hadapi Chelsea

Michael Carrick masih dipercaya menangani Manchester United menjelang pertandingan melawan Chelsea pada lanjutan Liga Inggris, Sabtu (31/10/2026). Keputusan ini diambil s

img_title
VIVA.co.id
27 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut