Perbandingan Gaji Layvin Kurzawa di Persib vs PSG

Layvin Kurzawa resmi berseragam Persib Bandung
Sumber :
  • Instagram @persib

VIVA – Gaji Layvin Kurzawa di Persib Bandung langsung menjadi perhatian publik begitu namanya diumumkan sebagai rekrutan anyar Maung Bandung. 

img_title Bukan Lionel Messi, Cristiano Ronaldo Jadi Raja Ballon d'Or Sepanjang Masa Versi Voting Fans

Bukan semata karena statusnya mantan pemain Paris Saint-Germain, melainkan karena jurang finansial yang membentang antara masa kejayaannya di Eropa dan pilihannya berlabuh di Liga Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Persib resmi memperkenalkan bek kiri asal Prancis itu pada Minggu 25 Januari 2026 malam di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), sesaat setelah kemenangan 1-0 atas PSBS Biak. 

img_title Bung Ropan Ungkap Alasan Balsa Sekulic Layak Jadi Pemain Terbaik Persib

Layvin Kurzawa resmi berseragam Persib Bandung

Photo :
  • Instagram @persib

Di tengah euforia tiga poin, kehadiran Kurzawa menjadi kejutan tersendiri, sekaligus memunculkan satu pertanyaan, seberapa besar gaji eks bintang PSG itu di Persib?

img_title Ranking AFC Terbaru: Liga Indonesia Peringkat 16, Terpaut Tipis dari Vietnam dan Singapura

Kepindahan Kurzawa ke Bandung tak lepas dari latar belakang kariernya yang panjang bersama PSG. Selama sembilan musim membela raksasa Ligue 1 tersebut, ia berada di lingkungan pemain kelas dunia seperti Neymar, Kylian Mbappe, hingga Lionel Messi. Posisi PSG sebagai klub elite Eropa otomatis menempatkan Kurzawa dalam struktur gaji tinggi.

Data dari Capology mencatat, pada musim terakhirnya bersama PSG (2023/2024), Kurzawa menerima bayaran sebesar 115.385 euro per pekan atau sekitar Rp2,2 miliar. Jika dihitung dalam satu musim, total penghasilannya mencapai sekitar 6 juta euro atau setara Rp119 miliar. Angka itu mencerminkan standar finansial klub papan atas Eropa dengan sokongan hak siar dan sponsor global.

Namun, situasi di Paris berubah drastis setelah Kurzawa berlabuh ke Paris Van Java. 

Kurzawa secara terbuka mengakui bahwa uang bukan lagi faktor utama dalam menentukan klub. Dalam wawancara yang dikutip dari frenchfootballweekly pada September 2025, ia menyebut penghasilannya di Boavista bahkan berada di bawah €10.000 atau sekitar Rp198 juta.

Menjelang bursa transfer musim dingin Januari 2026, pernyataannya kembali menegaskan hal yang sama. Ia mengaku tak lagi memiliki kriteria finansial dalam memilih tim, melainkan mencari proyek yang membuatnya kembali menikmati sepak bola.

Konteks inilah yang kemudian mengantar Kurzawa ke Persib Bandung. Klub asal Jawa Barat itu dinilai sejalan dengan keinginannya: kesempatan bermain, peran jelas di tim, dan tantangan baru di Asia.

Gaji Kurzawa di Persib diperkirakan berada di kisaran yang tidak jauh dari penghasilannya di Boavista, yakni di bawah Rp198 juta per pekan. Angka ini sangat kontras jika dibandingkan dengan masa kejayaannya bersama PSG, namun mencerminkan realitas ekonomi Super League yang berada di level berbeda dari kompetisi elite Eropa.

Perbedaan tersebut juga menegaskan jurang finansial antara Ligue 1 Prancis dan sepak bola Asia Tenggara. Struktur pemasukan, nilai komersial, hingga hak siar membuat kemampuan klub-klub di dua kawasan ini tak bisa disandingkan secara langsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, keputusan Kurzawa bergabung dengan Persib tak semata soal nominal kontrak. Faktor menit bermain, peran sentral di lapangan, serta kesempatan membawa pengalaman Eropa ke ruang ganti Maung Bandung menjadi pertimbangan penting.

Bagi Persib, kehadiran Kurzawa adalah langkah signifikan. Pengalaman tampil di Liga Champions dan atmosfer sepak bola level tertinggi Eropa diharapkan mampu memberi dampak langsung, baik terhadap kualitas tim maupun perkembangan pemain lokal.

Penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe

Awal Mula Permasalahan Mbappe dengan Mao Zedong, Real Madrid sampai Presiden LaLiga Ikut Minta Maaf ke Cina

Kylian Mbappe menuai kontroversi akibat candaan soal Mao Zedong. Sejumlah sponsor mundur, hingga Real Madrid dan Presiden LaLiga meminta maaf kepada Cina.

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut