Sadis, Ucapan Mourinho Jelang Hadapi Read Madrid di Liga Champions

Pelatih Benfica, Jose Mourinho
Sumber :
  • Sky Sports

VIVA – Real Madrid kembali bertandang ke Lisbon untuk menantang Benfica pada babak play-off Liga Champions. Duel panas ini akan digelar di Estadio da Luz, Selasa malam waktu setempat.

img_title Perkataan Jujur Mourinho usai Real Madrid Kalah dari Betis, Mbappe jadi Sorotan

Pertemuan ini terjadi kurang dari sebulan sejak kedua tim saling berhadapan di fase grup. Saat itu, Benfica yang ditangani Jose Mourinho keluar sebagai pemenang dalam laga dramatis dengan skor 4-2.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemenangan Benfica kala itu terasa istimewa. Kiper Anatoliy Trubin mencetak gol di menit ke-98, gol yang sekaligus memastikan wakil Portugal tersebut melangkah ke fase gugur Liga Champions. Tambahan gol tersebut juga memperbaiki selisih gol Benfica menjadi -2, cukup untuk menyingkirkan Marseille dan finis di posisi ke-24 klasemen fase grup.

img_title Kiper Real Betis Bongkar Cara Gagalkan Penalti Kylian Mbappe

Kini, Benfica dan Real Madrid kembali bertemu di tempat yang sama. Namun Mourinho menegaskan timnya tak perlu berharap keajaiban untuk kembali menaklukkan mantan klubnya tersebut.

“Saya tidak berpikir Benfica membutuhkan keajaiban untuk menyingkirkan Real Madrid. Kami harus berada di level terbaik, nyaris sempurna. Tentu saja Real Madrid adalah Real Madrid, dengan sejarah, ambisi, dan pengalaman mereka. Tapi Benfica juga klub besar. Sepak bola punya kekuatan untuk menghadirkan kemenangan,” ujar Mourinho.

img_title Hasil Real Betis Vs Real Madrid: Los Blancos Tumbang 1-0, Mbappe Gagal Penalti

Sejak kemenangan atas Madrid, Benfica sempat bermain imbang melawan Tondela, lalu mencatat dua kemenangan beruntun di kompetisi domestik kontra Alverca dan Santa Clara. Kembali ke panggung Eropa, Mourinho mengaku siap menghadapi tantangan terberat.

“Saya mengharapkan bertemu kandidat utama juara Liga Champions,” katanya.

Mourinho juga menilai Real Madrid akan datang dengan wajah berbeda dibanding pertemuan sebelumnya. Menurutnya, perubahan yang dilakukan tim lawan membuat Los Blancos kembali berada dalam performa terbaik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jelas saya mengharapkan lawan yang berbeda. Setelah laga di Lisbon, pelatih mereka memahami beberapa hal, mengubah struktur tim, dan mengubah kekalahan tak terduga menjadi tiga kemenangan beruntun di liga,” ucapnya.

Di sisi lain, Mourinho tetap menunjukkan rasa hormat kepada pelatih Madrid saat ini, Alvaro Arbeloa. Ia bahkan mendoakan kesuksesan Arbeloa bersama Los Blancos, meski ambisinya jelas: menyingkirkan Real Madrid dari Liga Champions.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut