Sikap UEFA soal Aksi Rasial Gianluca Prestianni ke Vinicius Junior

Momen pemain Benfica Gianluca Prestianni diduga lontarkan ujaran rasis ke Vinicius Junior
Sumber :
  • liverpoolecho

VIVA – UEFA akhirnya angkat bicara terkait dugaan pelecehan rasial yang dialami bintang Real Madrid, Vinicius Junior, dalam laga play-off Liga Champions kontra Benfica.

img_title Jose Mourinho Sentil Wartawan usai Real Madrid Kalahkan Barcelona: Tak Ada yang Bertanya Tentang Andriy Lunin?

Insiden tersebut terjadi pada leg pertama yang berlangsung Selasa malam waktu setempat. Vinicius tampil sebagai penentu kemenangan Madrid lewat gol spektakuler di babak kedua yang memastikan kemenangan 1-0. Namun, momen itu ternodai dugaan ujaran bernada rasis dari gelandang Benfica, Gianluca Prestianni, saat Vinicius melakukan selebrasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Vinicius terlihat langsung berlari ke arah wasit Francois Letexier untuk melaporkan kejadian tersebut. Laga pun sempat dihentikan sekitar 10 menit setelah protokol anti-rasisme dijalankan. Bahkan, Vinicius bersama rekan setimnya sempat meninggalkan lapangan sebelum pertandingan dilanjutkan.

img_title Ungkapan Kekecewaan Hansi Flick usai Barcelona Kalah Tipis 1-2 dari Real Madrid di Camp Nou

Beberapa pemain Real Madrid mengklaim Prestianni melontarkan kata “monyet” kepada Vinicius. Meski demikian, sang pemain Benfica membantah tuduhan tersebut. Sementara pelatih Benfica, Jose Mourinho, memilih tidak memihak, meski menilai selebrasi Vinicius memancing reaksi penonton dan pemain lawan. Vinicius sendiri mendapat kartu kuning akibat selebrasi tersebut.

Menanggapi insiden itu, UEFA menyatakan akan menindaklanjuti laporan wasit sebelum mengambil langkah lebih jauh.

img_title Pengakuan Jose Mourinho usai Real Madrid Permalukan Barcelona di Camp Nou: Ini Kemenangan Besar

“Laporan resmi pertandingan sedang ditinjau. Jika ada hal yang dilaporkan, maka proses disipliner akan dibuka dan sanksi—jika dijatuhkan—akan diumumkan melalui situs disiplin UEFA,” bunyi pernyataan resmi UEFA.

Kasus ini menambah daftar panjang insiden rasisme yang dialami Vinicius sepanjang kariernya di Eropa. Sebelumnya, ia kerap menjadi sasaran pelecehan rasial di Spanyol, yang sempat memicu gelombang dukungan lewat tagar Baila Vini di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dukungan paling keras datang dari rekan setimnya, Kylian Mbappe. Penyerang Prancis itu bahkan menyerukan hukuman larangan permanen tampil di Liga Champions bagi Prestianni. Mbappe mengaku meninggalkan lapangan atas permintaan Vinicius dan mengklaim mendengar langsung ucapan yang dituding rasis tersebut.

Namun, Benfica membantah klaim itu. Klub asal Portugal tersebut bahkan mengunggah cuplikan video yang menunjukkan Mbappe tidak berada dekat lokasi insiden saat kejadian berlangsung.

Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho dan Pelatih Barcelona, Hansi Flick

Kata Jose Mourinho setelah Real Madrid Pecundangi Barcelona

Jose Mourinho memberikan pujian kepada Real Madrid setelah Los Blancos menaklukkan Barcelona dengan skor 2-1 dalam duel El Clasico di Camp Nou, Senin (26/10/2026) dini ha

img_title
VIVA.co.id
26 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut