Kisah Ramadhan Hugo Ekitike: Puasa, Refleksi Diri, dan Dukungan Liverpool

Pemain Liverpool Hugo Ekitike
Sumber :
  • Instagram @liverpoolfc

Liverpool, VIVA – Penyerang Hugo Ekitike berbagi kisah personalnya dalam wawancara terbaru bersama Liverpool, khususnya tentang bagaimana ia memaknai bulan suci Ramadhan sebagai seorang Muslim.

img_title Liverpool Pesta Gol di Liga Champions, Hat-trick Bradley Barcola Hancurkan LASK 6-3

Dalam wawancara tersebut, Ekitike secara terbuka memperkenalkan dirinya dan latar belakang keyakinannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Perkenalkan, saya Hugo Ekitike dan saya seorang Muslim,” ujar Ekitike dilansir media sosial Liverpool.

img_title 7 Momen Olahraga Paling Ikonik Sepanjang Masa, dari Final Liga Champions 2005 hingga Rekor Usain Bolt

Ramadhan, Bulan untuk Mendekatkan Diri

Menurut Ekitike, Ramadhan memiliki makna yang sangat dalam, bukan hanya sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga menjadi momen penting untuk memperbaiki diri.

img_title Hasil Liverpool Vs Man City: Bantai The Reds di Anfield 0-3, The Citizens Gusur Arsenal dari Puncak Klasemen

“Saya pikir ini adalah bulan yang baik untuk lebih mendekatkan diri dengan agama dan kerabat Anda, melakukan perbuatan baik, dan menjadi lebih murni daripada biasanya,” tuturnya.

Puasa dan Tradisi Keluarga

Saat ditanya tradisi yang paling ia nantikan selama Ramadhan, Ekitike menegaskan bahwa puasa adalah bagian utama yang selalu ia jalani dengan penuh kesadaran.

“Yang jelas saya akan berpuasa. Menjalani puasa selama sebulan, menerima tamu di rumah, makan malam bersama, dan menjadi lebih dekat dengan Tuhan daripada biasanya,” katanya.

Meski begitu, ia menekankan bahwa kedekatan dengan Tuhan tetap ia jaga, tidak hanya saat Ramadhan.

Dukungan Keluarga dan Klub

Dukungan dari keluarga menjadi faktor penting bagi Ekitike dalam menjalani ibadah puasa. Ia mengungkapkan bahwa banyak anggota keluarganya yang juga beragama Islam.

“Banyak orang di keluarga saya yang Muslim, jadi ini cukup mudah. Mereka berpuasa bersama saya. Kami mengisi hari dengan belajar tentang agama, menghabiskan waktu bersama, dan berbagi makanan.”

Tak hanya dari keluarga, dukungan juga datang dari lingkungan profesionalnya. Ekitike menyebut Liverpool sangat memahami dan mendukung para pemain Muslim selama bulan Ramadhan.

“Ada beberapa Muslim di tim ini. Klub Liverpool akan membantu kami selama sebulan ini. Kami sudah membicarakannya dan mendapat dukungan 100 persen dari klub. Saya sangat menantikannya.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelajaran Setelah Ramadhan

Bagi Ekitike, Ramadhan juga menjadi momen refleksi diri yang mendalam. Ia merasa bulan suci ini membantunya menjadi pribadi yang lebih tenang dan sabar.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut