Apa yang Terjadi Jika Iran Mundur dari Piala Dunia 2026?

Timnas Iran di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • AFC

VIVA – Situasi geopolitik Timur Tengah kembali memanas dan efeknya mulai merembet ke panggung sepak bola dunia. Serangan militer Amerika Serikat dan Israel ke Iran membuat masa depan partisipasi Iran di Piala Dunia 2026 dipertanyakan.

img_title Kabar Terbaru Pemulihan Miliano Jonathans, Timnas Indonesia Bisa Makin Mengerikan di Piala Asia 2027

Serangan udara yang diklaim akan berlangsung hingga empat sampai lima pekan itu memicu ketegangan besar, termasuk serangan balasan. Dalam situasi tersebut, muncul keraguan apakah Iran akan tetap mengirim tim nasionalnya ke Piala Dunia yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, mulai 11 Juni mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafström, menegaskan fokus utama FIFA adalah memastikan turnamen berjalan aman dan diikuti seluruh peserta. “Tentu fokus kami adalah Piala Dunia yang aman dengan semua tim berpartisipasi,” ujarnya. Sumber internal FIFA menyebut hingga kini belum ada perubahan rencana.

img_title Update Kondisi Jay Idzes di Italia, John Herdman Bakal Full Senyum

Namun, sinyal berbeda datang dari Teheran. Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, menyatakan kepada media lokal bahwa setelah serangan tersebut, sulit bagi Iran menatap Piala Dunia dengan penuh harapan. Keputusan akhir, kata dia, akan ditentukan para pemangku kebijakan olahraga nasional.

Iran sejatinya dijadwalkan memainkan seluruh laga fase grup di Amerika Serikat. Mereka tergabung di Grup G dan akan menghadapi Selandia Baru (15 Juni di SoFi Stadium), Belgia (21 Juni di venue yang sama), serta Mesir (26 Juni di Lumen Field, Seattle).

img_title AFC Resmi Umumkan Jadwal Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Pertanyaannya, apa yang terjadi jika Iran mundur atau dilarang tampil?

Ada beberapa skenario. Iran bisa memutuskan memboikot turnamen sebagai respons politik. Faktor keamanan juga bisa menjadi alasan. Selain itu, pemerintah AS berpotensi membatasi partisipasi, meski sebelumnya Presiden Donald Trump menyatakan bahwa semua atlet dan tim dari negara mana pun akan diterima tanpa diskriminasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Faktanya, kebijakan pembatasan perjalanan terhadap warga Iran tetap berlaku, meski ada pengecualian terbatas bagi atlet dan ofisial ajang olahraga besar. Bahkan, beberapa delegasi Iran sempat mengalami penolakan visa jelang undian Piala Dunia. Pemerintah AS menegaskan setiap keputusan visa berkaitan langsung dengan keamanan nasional.

Jika Iran benar-benar mundur atau dikeluarkan, FIFA memiliki kewenangan penuh untuk menentukan langkah selanjutnya. Regulasi Piala Dunia 2026 memberi FIFA diskresi luas, mulai dari menyesuaikan format grup menjadi tiga tim hingga menunjuk negara pengganti.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut