Arbeloa Ngamuk Usai Real Madrid Dipecundangi Getafe

Manajer Real Madrid, Alvaro Arbeloa
Sumber :

VIVA – Kekalahan tipis 0-1 dari Getafe, Senin malam waktu setempat, tak membuat pelatih Real Madrid, Álvaro Arbeloa, panik. Meski jarak dengan pemuncak klasemen LaLiga, FC Barcelona, tetap empat poin, Arbeloa menegaskan perburuan gelar belum tamat.

img_title Balasan Menohok Yan Diomande usai Disindir WAGs Barcelona soal Harga Transfer 140 Juta Euro

“Sekarang tidak ada tujuan lain selain memenangkan 36 poin yang tersisa. Ini Real Madrid, dan di sini tidak ada yang menyerah. Jarak itu masih bisa kami kejar,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bermain di kandang, Madrid justru tumbang lewat permainan disiplin Getafe CF. Namun Arbeloa menilai timnya sebenarnya pantas meraih tiga poin.

img_title Sapu Bersih 7 Laga, Barcelona Kokoh di Puncak Klasemen Liga Spanyol

“Kami punya peluang yang lebih jelas daripada Getafe. Ada peluang Vinicius, Rudiger, Rodrygo. Kami tahu laga seperti apa yang akan terjadi. Tidak ada yang di luar perkiraan,” ujarnya.

Ia mengakui performa Los Blancos belum maksimal, tetapi tak mau menyalahkan anak asuhnya.

img_title Jose Mourinho Ngamuk Usai Real Madrid Dipecundangi Atletico: Semuanya Aneh!

“Kami memang bisa bermain lebih baik. Tapi saya tidak bisa menyalahkan usaha para pemain. Kalau ada yang bertanggung jawab atas kekalahan ini, itu saya.”

Arbeloa juga menyoroti banyaknya interupsi dalam pertandingan. Ia merasa ritme laga kerap terputus, meski enggan secara frontal menyalahkan Getafe.

“Wasit membiarkan permainan dengan banyak gangguan. Fokusnya jadi bukan bermain bola. Tapi Getafe hanya melakukan apa yang diizinkan,” ucapnya.

Ia juga mengakui Madrid terlalu sering menggantungkan serangan pada Vinícius Júnior.

“Kami butuh ancaman yang konsisten di kedua sisi, bukan hanya mengandalkan Vinicius sebagai opsi mudah.”

Di tengah tekanan, Arbeloa melontarkan kritik tajam untuk Franco Mastantuono yang mendapat kartu merah karena protes berlebihan. Akibatnya, sang pemain dipastikan absen saat Madrid bertandang ke markas Celta de Vigo di Balaidos.

“Itu tidak bisa diterima. Insiden Mastantuono tidak boleh terjadi. Kami kehilangan tiga pemain penting di Vigo,” katanya, merujuk juga pada absennya Carreras dan Huijsen akibat akumulasi kartu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski diterpa kritik dari Madridistas yang mulai ragu, Arbeloa tetap optimistis. Ia menegaskan Madrid punya kualitas untuk bangkit.

“Kami punya pemain hebat, beberapa akan segera kembali, dan kami bisa lebih baik dari ini. Kami tampil cukup baik untuk mengalahkan Getafe, hanya saja gagal memaksimalkan peluang.”

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut