Simeone: Kami Lebih Baik dari Barcelona

Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone
Sumber :
  • AP Photo/Luca Bruno

VIVA – Drama luar biasa tersaji di Camp Nou! FC Barcelona memang menang 3-0 atas Atlético Madrid pada leg kedua semifinal Copa del Rey, Selasa malam waktu setempat. Namun kemenangan itu tak cukup. Los Rojiblancos tetap melenggang ke final dengan agregat 4-3!

img_title Menang di Camp Nou, Mourinho Sebut Real Madrid Punya Modal Besar Rebut Gelar LaLiga

Barcelona mencoba membalikkan keadaan setelah kalah telak 0-4 di leg pertama awal Februari lalu. Misi nyaris mustahil itu hampir saja jadi kenyataan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak menit awal, pasukan Hansi Flick langsung mengurung pertahanan Atletico. Tekanan demi tekanan dilancarkan.

img_title Jadi Pahlawan Real Madrid di El Clasico, Mbappe Malah Tak Mau Disorot

Gol pertama lahir lewat kombinasi dua remaja sensasional. Lamine Yamal mengirim umpan matang yang disambar Marc Bernal dari jarak dekat. Stadion meledak!

Sebelum turun minum, Barca menggandakan keunggulan. Pedri dijatuhkan di kotak penalti dan Raphinha dengan dingin menaklukkan Juan Musso dari titik putih.

img_title Alasan Hansi Flick setelah Barcelona Dilibas Real Madrid

Namun tim asuhan Diego Simeone bukan tanpa perlawanan. Mereka beberapa kali mengancam lewat serangan balik, termasuk peluang dari Antoine Griezmann dan sundulan Ademola Lookman yang tipis melenceng.

Di babak kedua, Bernal kembali mencetak gol lewat tendangan voli memanfaatkan umpan Joao Cancelo. Skor 3-0! Barcelona hanya butuh satu gol lagi untuk memaksakan agregat imbang.

Hansi Flick bahkan memasang bek tengah Ronald Araujo sebagai striker darurat di menit-menit akhir. Segala cara dicoba. Enam menit tambahan waktu terasa seperti selamanya.

Tapi Atletico bertahan habis-habisan. Blok, tekel, dan sapuan jadi pemandangan utama. Peluit panjang berbunyi, dan para pemain Atletico langsung tersungkur ke rumput—lega, letih, tapi berhasil.

“Kami memang menderita, tapi dalam dua leg kami lebih baik dari Barcelona,” tegas Simeone.

Sementara Flick tetap bangga pada anak asuhnya. “Kami menciptakan banyak peluang. Tim menunjukkan kualitas luar biasa. Saya sangat bangga,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atletico kini menanti pemenang duel Real Sociedad kontra Athletic Bilbao di partai puncak yang akan digelar di Sevilla, 18 April mendatang.

Barcelona harus gigit jari. Mimpi comeback epik sirna. Kini fokus mereka beralih ke LaLiga dan Liga Champions.

Lamine Yamal Ukir Sejarah, 3 Kali Beruntun jadi Pemain Muda Terbaik Ballon d’Or

Lamine Yamal Ukir Sejarah, 3 Kali Beruntun Raih Trofi Kopa, Penerus Lionel Messi?

Lamine Yamal meraih penghargaan Pemain Muda Terbaik Ballon d’Or 2026 untuk ketiga kalinya beruntun. Bintang Barcelona ini juga membawa Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026

img_title
VIVA.co.id
27 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut