Resmi! Israel Disanksi FIFA

Logo FIFA di kantor pusatnya di Zurich, Swiss
Sumber :
  • REUTERS/Arnd Wiegmann

VIVA – FIFA melalui Komite Disiplin resmi menjatuhkan sanksi kepada Israel Football Association (IFA) menyusul laporan dari Palestine Football Association (PFA) dalam Kongres FIFA.

img_title Presiden Israel Temui Partai Politik Usai Pengumuman Pemilu, Netanyahu atau Eisenkot yang Dipilih?

Dalam pernyataan resminya, FIFA menyebut IFA terbukti melanggar sejumlah ketentuan sebagai anggota, termasuk Pasal 13 terkait perilaku ofensif dan prinsip fair play, serta Pasal 15 mengenai diskriminasi dan perilaku rasial dalam Kode Disiplin FIFA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai konsekuensi, FIFA menjatuhkan sejumlah sanksi kepada IFA, salah satunya berupa denda sebesar 150 ribu franc Swiss atau sekitar Rp3,2 miliar.

img_title Eisenkot Siap Gunakan Mayoritas Knesset untuk Akhiri Pemerintahan Netanyahu

“IFA diperintahkan untuk membayar denda sebesar 150 ribu franc,” tulis FIFA dalam rilis resmi.

Selain denda, FIFA juga memberikan peringatan kepada federasi sepak bola Israel terkait perilaku yang dinilai melanggar aturan.

img_title Posisi Netanyahu Makin Terdesak, KPU Israel Tegaskan Hasil Pemilu Tetap Sah

“IFA juga diberikan peringatan terkait perilaku mereka,” demikian pernyataan FIFA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, FIFA menetapkan sejumlah kewajiban tambahan yang harus dipenuhi oleh IFA. Salah satunya adalah menampilkan banner bertuliskan “Football Unites the World - No to Discrimination” yang disertai dengan logo asosiasi.

Tak hanya itu, dalam waktu 60 hari sejak keputusan dikeluarkan, IFA juga diwajibkan mengalokasikan sepertiga dari total denda untuk menyusun dan menjalankan program komprehensif guna mencegah diskriminasi serta menghindari terulangnya insiden serupa di masa mendatang

Militer Israel dalam Acara Peringatan Prajurit Gugur Israel  di Yerusalem

Jelang Pemilu AS, Israel Tingkatkan Kesiagaan Militer di Tengah Ancaman Iran

Sehari menjelang pemilu paruh waktu AS, Israel masih memberlakukan status siaga militer tertinggi. Langkah ini dilakukan untuk mencegah kemungkinan perang dengan Iran

img_title
VIVA.co.id
2 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut