Bung Binder Bongkar Penyebab Timnas Indonesia Mandul, Bukan Striker, Tapi Ini

Pengamat Sepak Bola Bung Binder
Sumber :
  • YouTube Bola Bung Binder

Jakarta, VIVA – Kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di final FIFA Series 2026 ternyata menyisakan banyak catatan penting. Meski kalah 0-1, permainan skuad Garuda dinilai tidak buruk. Justru ada satu masalah utama yang disebut menjadi penyebab Indonesia kesulitan mencetak gol.

img_title Dibantai Elche 0-3, Media Spanyol Sebut Rayo Vallecano Bisa Kalah Lebih Telak Jika Kipernya Bukan Emil Audero

Pengamat sepak bola Bung Binder menegaskan bahwa persoalan Timnas Indonesia bukan terletak pada lini depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Masalah bagi para pemain kita di pertandingan semalam itu sebetulnya bukan dari segi finishing, tapi dari segi creating chances atau menciptakan peluang,” ujar Bung Binder dikutip dari akun YouTube pribadinya.

img_title Sinyal Kuat Reno Munz Gabung Timnas Indonesia, Pemain yang Pernah Bela Jerman U-20 Segera Dinaturalisasi?

Ia menjelaskan, dalam skema permainan pelatih John Herdman, Timnas Indonesia mengandalkan penguasaan bola, kombinasi umpan pendek, direct passing, serta pressing intens. Namun skema tersebut tidak berjalan maksimal saat menghadapi tim dengan pertahanan rapat seperti Bulgaria.

Timnas Indonesia vs Bulgaria

Photo :
  • Instagram @timnasindonesia

img_title 7 Pemain Dikaitkan dengan Naturalisasi Timnas Indonesia Jelang Piala Asia 2027, Ada Talenta Arsenal hingga Eks Persib

“Ketika Timnas kita berhadapan dengan tim yang punya pertahanan yang kuat,begitu sulit para pemain dari Timnas Indonesia kita untuk bisa menciptakan peluang yang berbahaya,” katanya.

Menurut Bung Binder, absennya pemain kreatif di lini tengah menjadi faktor utama buntu-nya serangan Indonesia. Ia melihat tidak ada penghubung yang mampu mengalirkan bola dari lini tengah ke lini depan, sehingga serangan kerap terhenti sebelum benar-benar membahayakan gawang lawan.

Kondisi tersebut membuat para pemain Indonesia sering kehilangan opsi saat sudah memasuki area pertahanan Bulgaria dan akhirnya memilih mengembalikan bola ke belakang untuk membangun serangan dari awal.

Selain itu, ia juga menyoroti minimnya peluang berbahaya yang berhasil diciptakan sepanjang pertandingan. Menurutnya, Timnas Indonesia hanya mampu menciptakan dua peluang yang benar-benar mengancam dan keduanya baru terjadi di babak kedua setelah pergantian pemain dilakukan.

Meski demikian, Bung Binder tetap melihat sisi positif dari permainan Timnas Indonesia. Ia menilai kerja sama tim mulai terbentuk dan hanya tinggal melengkapi satu elemen penting.

“Ini tinggal satu kepingan dalam puzzle skema John Hudman yang dia perlukan. Apa itu? Creative player,” tegasnya.

Jalannya Pertandingan

Timnas Indonesia harus menerima kenyataan pahit setelah kalah tipis 0-1 dari Timnas Bulgaria dalam laga final FIFA Series 2026 Grup Indonesia. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin malam 30 Maret 2026, memperlihatkan dominasi skuad Garuda yang gagal dikonversi menjadi gol.

Gol kemenangan Bulgaria dicetak oleh gelandang muda Marin Petkov melalui titik putih pada menit ke-38. Meski kalah secara skor, anak asuh John Herdman menunjukkan performa yang menjanjikan dengan meladeni permainan fisik dan taktis tim asal Eropa tersebut.

Sejak peluit pertama dibunyikan, Indonesia tampil tanpa rasa takut. Mengandalkan lebar lapangan, Jay Idzes dan kawan-kawan mencoba membongkar pertahanan Bulgaria. Namun Bulgaria yang bermain pragmatis dengan pertahanan rendah sangat disiplin dalam memutus alur bola Indonesia sebelum masuk ke kotak penalti.

Petaka bagi Indonesia datang di menit ke-35. Wasit Nazmi Nasaruddin meninjau Video Assistant Referee setelah terjadi kontak antara Kevin Diks dan Zdravko Dimitrov di area terlarang. Hasil tinjauan menyatakan Diks melakukan pelanggaran. Marin Petkov yang maju sebagai eksekutor sukses menyarangkan bola ke sisi kanan gawang yang gagal dihalau Emil Audero. Skor 1-0 bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, John Herdman melakukan penyegaran dengan memasukkan Ivar Jenner, Elkan Baggott, hingga Eliano Reijnders. Indonesia terus mengurung pertahanan lawan. Peluang emas sempat lahir dari sundulan Elkan Baggott memanfaatkan lemparan ke dalam Kevin Diks, namun bola berhasil disapu pemain lawan di garis gawang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nasib sial kembali menghampiri Indonesia pada menit ke-72 saat tendangan cungkil Ole Romeny hanya menerpa mistar gawang. Begitu pula di pengujung laga, tembakan Rizky Ridho yang sempat ditepis kiper Dimitar Mitov kembali membentur mistar.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk keunggulan Bulgaria tetap tidak berubah. Statistik menunjukkan Indonesia tampil dominan, namun kedisiplinan lini belakang Bulgaria menjadi kunci kemenangan tim tamu.

Mees Hilgers.

Pelatih Heerenveen Ungkap Alasan Terus Parkir Mees Hilgers: Dia Belum Bisa Tampil di Level Eredivisie

Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers belum jalani debut bersama SC Heerenveen di Eredivisie 2026/2027. Pelatih Robin Veldman ungkap alasan fisik sang pemain belum stabil.

img_title
VIVA.co.id
25 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut