John Herdman Akui Masih Emosional usai Kalah dari Bulgaria

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
Sumber :
  • Dok. Timnas Indonesia

VIVA – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman menyatakan akan mengambil jeda sejenak untuk mengevaluasi performa timnya usai lakoni dua laga FIFA Series 2026.

img_title Bakal Jajal Jepang dan Thailand, Ini Komentar Kurniawan Soal Peluang Timnas di Ajang Piala Asia 2027

Dua laga tersebut berakhir dengan kemenangan atas Saint Kitts and Nevis 4-0, serta kalah dari Bulgaria 0-1.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Herdman menyampaikan, keputusan jeda ini diambil karena ia ingin meninjau pertandingan dengan lebih objektif setelah emosi pertandingan mereda.

img_title FIFA Matchday November Terancam Berubah, Erick Thohir Ungkap Kendala Timnas Indonesia

Herdman mengaku masih terbawa suasana setelah kekalahan di partai final, sehingga langkah mundur sejenak dinilai menjadi cara terbaik untuk memahami kekuatan dan kelemahan tim secara menyeluruh.

“Untuk perbaikan, saya akan meninjau pertandingan dalam dua minggu ke depan. Saat ini saya masih emosional karena kami sangat ingin menang,” ujar Herdman dalam jumpa pers usai laga.

img_title Detik-Detik Penalti Justin Hubner Ubah Nasib Fortuna Sittard

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman

Photo :
  • VIVA/Surya Aditiya

Ia menambahkan bahwa penting bagi dirinya untuk mengevaluasi tim dengan kepala dingin. Menurutnya, hal ini akan membantu dalam mengidentifikasi aspek permainan yang bisa dipertahankan serta bagian yang perlu ditingkatkan.

Dari dua laga yang dijalani, Herdman melihat adanya hal positif, terutama kemampuan tim dalam beradaptasi. Ia menilai Timnas Indonesia mampu menjalankan dua sistem permainan berbeda dalam waktu singkat, yang dinilainya bisa menjadi kekuatan di masa depan.

“Kemampuan berpindah antara dua sistem bertahan dalam dua hari adalah hal positif. Kami bisa menjadi salah satu tim paling adaptif di Asia,” kata pelatih kelahiran Consett, Inggris tersebut.

Namun demikian, ia juga mengakui adanya kekurangan, terutama minimnya waktu persiapan bersama para pemain. Hal itu membuat implementasi taktik belum berjalan maksimal sesuai yang diharapkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ke depan, Herdman berharap memiliki waktu persiapan yang lebih panjang, khususnya pada jeda internasional berikutnya pada Juni 2026. Ia menilai waktu latihan yang lebih cukup akan membantu meningkatkan kualitas serangan, terutama dalam hal pergerakan di sepertiga akhir dan penyelesaian peluang.

“Kami hanya butuh waktu. Kami sudah masuk ke area bagus, tetapi umpan silang belum cukup tajam. Itu akan datang dengan latihan lebih banyak,” ujarnya.

Rafael Struick.

Ole Romeny Cedera Parah, John Herdman Panggil Rafael Struick ke Timnas Indonesia?

Peluang Rafael Struick kembali memperkuat Timnas Indonesia pada FIFA Matchday November 2026 terbuka di tengah kondisi striker Ole Romeny yang masih dibekap cedera pergela

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut