John Herdman Akui Masih Emosional usai Kalah dari Bulgaria

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
Sumber :
  • Dok. Timnas Indonesia

VIVA – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman menyatakan akan mengambil jeda sejenak untuk mengevaluasi performa timnya usai lakoni dua laga FIFA Series 2026.

img_title Mitchell Baker Kenang Film 'Garuda di Dadaku' yang Menginspirasinya Membela Timnas Indonesia

Dua laga tersebut berakhir dengan kemenangan atas Saint Kitts and Nevis 4-0, serta kalah dari Bulgaria 0-1.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Herdman menyampaikan, keputusan jeda ini diambil karena ia ingin meninjau pertandingan dengan lebih objektif setelah emosi pertandingan mereda.

img_title Fokus Naturalisasi Timnas Indonesia Bergeser, PSSI Kini Sasar Talenta Diaspora di Jerman hingga AS

Herdman mengaku masih terbawa suasana setelah kekalahan di partai final, sehingga langkah mundur sejenak dinilai menjadi cara terbaik untuk memahami kekuatan dan kelemahan tim secara menyeluruh.

“Untuk perbaikan, saya akan meninjau pertandingan dalam dua minggu ke depan. Saat ini saya masih emosional karena kami sangat ingin menang,” ujar Herdman dalam jumpa pers usai laga.

img_title Daftar 5 Pemain yang Bisa Dinaturalisasi Timnas Indonesia usai PSSI Dikabarkan Tak Jadikan Belanda sebagai Prioritas

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman

Photo :
  • VIVA/Surya Aditiya

Ia menambahkan bahwa penting bagi dirinya untuk mengevaluasi tim dengan kepala dingin. Menurutnya, hal ini akan membantu dalam mengidentifikasi aspek permainan yang bisa dipertahankan serta bagian yang perlu ditingkatkan.

Dari dua laga yang dijalani, Herdman melihat adanya hal positif, terutama kemampuan tim dalam beradaptasi. Ia menilai Timnas Indonesia mampu menjalankan dua sistem permainan berbeda dalam waktu singkat, yang dinilainya bisa menjadi kekuatan di masa depan.

“Kemampuan berpindah antara dua sistem bertahan dalam dua hari adalah hal positif. Kami bisa menjadi salah satu tim paling adaptif di Asia,” kata pelatih kelahiran Consett, Inggris tersebut.

Namun demikian, ia juga mengakui adanya kekurangan, terutama minimnya waktu persiapan bersama para pemain. Hal itu membuat implementasi taktik belum berjalan maksimal sesuai yang diharapkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ke depan, Herdman berharap memiliki waktu persiapan yang lebih panjang, khususnya pada jeda internasional berikutnya pada Juni 2026. Ia menilai waktu latihan yang lebih cukup akan membantu meningkatkan kualitas serangan, terutama dalam hal pergerakan di sepertiga akhir dan penyelesaian peluang.

“Kami hanya butuh waktu. Kami sudah masuk ke area bagus, tetapi umpan silang belum cukup tajam. Itu akan datang dengan latihan lebih banyak,” ujarnya.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir

Terpopuler: 28 Pemain Keturunan Perkuat Timnas Indonesia, PSSI Sasar Talenta Diaspora di Jerman hingga AS

VIVA Bola merangkum berita terpopuler Sabtu (31/10/2026), mulai dari 28 pemain keturunan incaran Timnas Indonesia hingga kekalahan Manchester United dari Chelsea.

img_title
VIVA.co.id
1 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut