Tavares Meledak! Semprot Biang Kerok Persebaya Dihajar Persija 0-3

Skuad Persebaya Surabaya di Pekan ke-27 Super League 2025/2026 saat Hadapi Persija Jakarta
Sumber :
  • Instagram/officialpersebaya

VIVA – Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, mengaku kecewa setelah timnya kalah telak 0-3 dari Persija Jakarta dalam laga pekan ke-27 Super League 2025/2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu 11 April 2026 malam.

img_title Blak-blakan, Shin Tae-yong Ungkap Alasan Shayne Pattynama 'Diasingkan' di Persija

Gol pembuka Persija tercipta melalui titik putih yang dieksekusi Allano Lima pada menit ke-16. Keunggulan tersebut kemudian diperbesar oleh Eksel Runtukahu yang mencetak dua gol di babak kedua pada menit ke-54 dan 76, memastikan kemenangan telak tuan rumah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tavares secara khusus menyoroti pelanggaran yang berujung penalti sebagai kesalahan fatal yang seharusnya bisa dihindari. Ia mengaku sudah mengingatkan para pemainnya dalam sesi latihan untuk tidak melakukan pelanggaran ceroboh di area terlarang.

img_title Bak Petir di Siang Bolong, Arema FC Pecat Marcos Santos Usai Dihajar Persija

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares

Photo :
  • Instagram/officialpersebaya

“Momen pertama permainan itu adalah penalti yang bodoh dari pihak kami. Penalti yang aneh,” ujar Tavares dalam konferensi pers usai pertandingan. 

img_title Reaksi Suporter Arema FC usai Marcos Santos Dicopot, Mayoritas Kompak Ucap Alhamdulillah

Ia menambahkan bahwa kejadian tersebut sangat membuat frustrasi karena sudah dibahas sebelumnya dalam latihan.

Menurut pelatih asal Portugal itu, gol cepat dari penalti membuat Persija semakin percaya diri dalam mengembangkan permainan. Dukungan penuh suporter tuan rumah juga memperberat tekanan yang dihadapi timnya sepanjang laga.

Ia menilai anak asuh Mauricio Souza mampu memanfaatkan ruang dengan baik melalui skema transisi cepat. Persebaya, sebaliknya, dinilai terlalu banyak memberikan celah yang berujung pada ancaman berbahaya di lini pertahanan.

“Persija bermain di rumah, di stadion yang penuh dengan suporter. Lebih mudah bagi mereka. Kami memberikan ruang, dan Persija memanfaatkannya untuk membuat transisi serta ancaman,” kata Tavares.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain masalah pertahanan, penyelesaian akhir juga menjadi sorotan. Tavares menyebut timnya sebenarnya sempat menciptakan beberapa peluang, namun gagal dikonversi menjadi gol akibat akurasi tembakan yang kurang baik.

“Kami mendekati beberapa situasi di gawang lawan, tapi tidak menembak dengan akurasi. Kami perlu mengembangkan ini. Para pemain mencoba melakukan yang terbaik, tapi tidak sebagus yang saya harapkan,” tandasnya.

Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares

Takluk dari PSM, Tavares Sorot Penyelesaian Akhir Persebaya

Bertandang ke markas PSM Makassar pada pekan keenam BRI Super League 2026/2027 di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Kamis (22/10), Persebaya harus menelan kekalahan

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut