Terpopuler: Pernyataan Berkelas Arteta Usai Arsenal Dihajar Man City, Vidic Ngamuk Sebut Sepak Bola Terlalu Lembek
- REUTERS/Hannah Mckay
Manajemen Dewa United Banten FC langsung bereaksi keras. Mereka mengecam aksi brutal yang viral di media sosial dan mendesak adanya sanksi tegas tanpa kompromi. Presiden klub, Ardian Satya Negara, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentoleransi kekerasan, terlebih terjadi di level usia muda yang seharusnya menjadi ruang pembinaan pemain.
“Kami mengecam keras insiden kekerasan yang terjadi di Semarang. Tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan, terlebih terjadi dalam kompetisi usia muda yang seharusnya menjunjung tinggi nilai sportivitas dan pembinaan,” ujar Ardian dalam keterangannya di Dewa United Arena, Tangerang, Senin 20 April 2026.
Ia juga menyoroti peran pemain dan pelatih yang seharusnya menjadi panutan, bukan justru terlibat dalam tindakan yang merusak citra sepak bola.
“Kami sangat menyayangkan adanya tindakan kekerasan. Apalagi itu dilakukan oleh pemain maupun pihak pelatih yang seharusnya menjadi panutan dan mampu menjaga situasi tetap kondusif,” lanjutnya.
3. Kata Kurniawan Usai Timnas Indonesia U-17 Gagal Total di Piala AFF U-17 2026
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto
- ANTARA/Rizal Hanafi
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, tetap memberikan apresiasi terhadap performa lini pertahanan Garuda Muda meski hasil akhir tak sesuai harapan di ajang Piala AFF U-17 2026. Indonesia harus puas bermain imbang 0-0 kontra Vietnam sekaligus gagal melaju ke semifinal.
Menurut Kurniawan, ada progres yang cukup terlihat dari sektor belakang timnya. Ia menilai skema bertahan yang diterapkan bukan sekadar taktik jangka pendek, melainkan bagian dari proses pembentukan tim untuk agenda yang lebih besar ke depan.
Ia juga menegaskan bahwa laga melawan Vietnam dijadikan bahan uji coba penting untuk mempersiapkan mental dan taktik menghadapi ajang Piala Asia U-17 2026 di Arab Saudi.
"Sebenarnya apa yang kita lakukan malam ini salah satu persiapan kita ketika akan menghadapi Piala Asia, karena kita tahu kualitas peserta di Piala Asia tentunya sangat bagus," kata Kurniawan usai laga di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (19/4) malam.
Kurniawan mengungkapkan keputusan bermain lebih defensif diambil setelah tim pelatih mempelajari karakter permainan Vietnam yang juga merupakan salah satu peserta Piala Asia.